Harga Emas Perhiasan Mengalami Pergerakan Dinamis pada 22 Januari 2026

JAKARTA — Harga emas perhiasan di pasar domestik menunjukkan pergerakan yang dinamis pada Kamis, 22 Januari 2026. Data dari Hartadinata Abadi, Raja Emas Indonesia, dan Laku Emas memperlihatkan bahwa harga emas perhiasan cenderung bergerak melemah pada siang hari, seiring penyesuaian terhadap fluktuasi harga emas global dan kondisi pasar terkini.
Pelaku pasar mencermati perkembangan harga emas perhiasan karena logam mulia ini tetap menjadi pilihan utama masyarakat, baik untuk kebutuhan konsumsi maupun investasi jangka menengah. Perubahan harga yang terjadi mencerminkan respons pasar terhadap berbagai sentimen eksternal dan domestik.
Pelaku Industri Menyesuaikan Harga dengan Dinamika Pasar Global
Pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh sejumlah faktor utama, mulai dari permintaan industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, hingga kebijakan bank sentral dunia dalam mengelola cadangan emas. Kombinasi faktor tersebut membuat harga emas perhiasan bergerak fleksibel mengikuti perubahan kondisi ekonomi global.
Di tengah tren harga emas dunia yang masih bergejolak, pelaku usaha perhiasan menyesuaikan harga jual untuk menjaga keseimbangan antara permintaan konsumen dan biaya produksi. Kondisi ini mendorong konsumen dan investor untuk lebih cermat memantau perkembangan harga sebelum mengambil keputusan transaksi.
Hartadinata Abadi Mencatat Penurunan Harga di Sejumlah Kadar
Hartadinata Abadi mencatat penurunan harga pada beberapa kadar emas perhiasan. Harga emas perhiasan 22 karat turun Rp 31.000 menjadi Rp 2.663.000 per gram, sementara emas 20 karat juga turun Rp 31.000 ke level Rp 2.611.000 per gram. Penurunan serupa terjadi pada emas 17 karat yang melemah Rp 27.000 menjadi Rp 2.327.000 per gram.
Selain itu, harga emas perhiasan 16 karat turun Rp 25.000 menjadi Rp 2.198.000 per gram. Untuk kadar yang lebih rendah, emas 9 karat tercatat turun Rp 17.000 menjadi Rp 1.474.000 per gram, emas 8 karat melemah Rp 15.000 menjadi Rp 1.358.000 per gram, dan emas 6 karat turun Rp 13.000 menjadi Rp 1.164.000 per gram.
Investor Disarankan Terus Memantau Perkembangan Harga
Dengan pergerakan harga yang masih dinamis, calon pembeli dan investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau pembaruan harga dari berbagai pelaku industri. Pemantauan ini penting agar keputusan membeli atau menjual emas dapat dilakukan pada waktu yang tepat, sesuai dengan tujuan investasi maupun kebutuhan pribadi.
Perkembangan harga emas perhiasan ke depan diperkirakan tetap mengikuti arah pergerakan emas global serta respons pasar terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan moneter internasional.
