Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 2 Mei 2026: Kembali Melemah

Harga Emas Antam Terkoreksi ke Rp 2,796 Juta per Gram pada 2 Mei 2026

Harga emas Antam (ANTM), UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian 
Sumber; Antara

Investor mencermati pelemahan harga emas Antam di tengah volatilitas pasar

Investor memantau penurunan harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) yang kembali melemah pada Sabtu, 2 Mei 2026. Pergerakan ini terjadi setelah harga emas sempat menguat pada perdagangan sebelumnya, sehingga menunjukkan pola fluktuasi yang masih tinggi di pasar logam mulia domestik.

Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp 3.000 menjadi Rp 2.796.000 per gram. Penurunan ini terjadi di tengah dinamika pasar global yang masih dipengaruhi sentimen inflasi dan pergerakan harga komoditas.

Harga emas Antam mengikuti pola naik turun pada perdagangan awal Mei 2026

Harga emas Antam mencatat perubahan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pada Jumat (1/5/2026), harga emas justru melonjak Rp 30.000 ke level Rp 2.799.000 per gram. Namun sehari sebelumnya, Kamis (30/4/2026), harga emas sempat terkoreksi lebih dalam sebesar Rp 15.000 hingga berada di Rp 2.769.000 per gram.

Pergerakan naik turun tersebut menunjukkan bahwa pasar emas masih bergerak dalam fase konsolidasi. Investor terus merespons perubahan sentimen global yang memengaruhi permintaan terhadap aset safe haven.

Harga emas Antam tetap mencatat kenaikan signifikan sepanjang tahun 2026

Meski mengalami fluktuasi harian, harga emas Antam tetap menunjukkan kinerja positif sepanjang 2026. Sepanjang tahun berjalan, harga emas tercatat naik sekitar 12% dibandingkan posisi awal tahun.

Pada 1 Januari 2026, harga emas Antam berada di level Rp 2.488.000 per gram. Sementara itu, rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) tercatat pada 29 Januari 2026 di level Rp 3.168.000 per gram. Kondisi ini menegaskan bahwa emas masih mempertahankan tren kenaikan dalam jangka panjang meskipun mengalami koreksi jangka pendek.

Harga buyback emas Antam ikut melemah mengikuti tekanan pasar

Sejalan dengan harga jual, harga beli kembali atau buyback emas Antam juga mengalami penurunan. Pada Sabtu (2/5/2026), harga buyback turun Rp 3.000 menjadi Rp 2.586.000 per gram. Pergerakan ini mencerminkan penyesuaian nilai emas di pasar sekunder yang mengikuti tren harga global.

Transaksi penjualan kembali emas di atas Rp 10 juta tetap dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017. Pemegang NPWP dikenakan tarif 1,5%, sedangkan non-NPWP dikenakan 3%, yang langsung dipotong dari nilai transaksi buyback.

Investor menilai volatilitas emas masih berlanjut di tengah ketidakpastian global

Pelaku pasar menilai fluktuasi harga emas masih akan berlanjut seiring dinamika ekonomi global yang belum stabil. Kombinasi faktor inflasi, kebijakan suku bunga, dan pergerakan dolar AS terus memengaruhi arah harga emas dalam jangka pendek.

Investor kini menunggu arah kebijakan moneter dan perkembangan ekonomi global untuk menentukan strategi investasi berikutnya di pasar emas.