Harga Emas “Membeku”: Semua Tegang Karena Menunggu Satu Berita Penting

Harga Emas Melemah dan Bergerak Terbatas Menjelang Keputusan The Fed

emas

Investor Menahan Transaksi Emas Sambil Menunggu Arah Kebijakan AS

Harga emas dunia kembali bergerak terbatas dan cenderung melemah menjelang pertemuan Federal Open Market Committee bank sentral Amerika Serikat. Kondisi ini mencerminkan sikap hati-hati investor yang memilih menunggu satu keputusan penting dari The Federal Reserve sebelum mengambil langkah lanjutan.

Pada perdagangan Selasa, 9 Desember 2025, hingga pukul 06.42 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat menguat tipis 0,07% ke posisi US$4.191,67 per troy ons. Meski demikian, pergerakan tersebut belum mampu menghapus tekanan yang terjadi pada sesi sebelumnya.

Pasar Mencatat Pelemahan Emas Dua Hari Berturut-turut

Sehari sebelumnya, Senin 8 Desember 2025, harga emas dunia turun 0,19% dan ditutup di level US$4.188,59 per troy ons. Pelemahan ini memperpanjang koreksi harga emas yang sudah berlangsung selama dua hari berturut-turut, seiring meningkatnya kewaspadaan pelaku pasar global.

Investor secara aktif memantau arah kebijakan moneter AS, terutama pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell, untuk mendapatkan sinyal suku bunga ke depan. Sikap menunggu tersebut membuat harga emas bergerak terbatas meski fundamental jangka panjang masih dinilai solid.

Pelaku Pasar Mengantisipasi Pemangkasan Suku Bunga AS

Pasar keuangan global secara luas memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin. Probabilitas pemangkasan tersebut kini diperkirakan mencapai sekitar 90%, meningkat signifikan dibandingkan posisi November. Harapan suku bunga lebih rendah biasanya meningkatkan daya tarik emas karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil.

Analis menilai emas tetap memiliki prospek positif karena pembelian bank sentral yang berlanjut serta minat investor terhadap aset lindung nilai. Dalam situasi tertentu, emas bahkan diproyeksikan berpotensi mendekati level US$5.000 per troy ons pada awal 2026.

Ketidakpastian Global Menjaga Daya Tarik Emas

Selain faktor moneter, ketegangan geopolitik juga menopang minat terhadap emas. Dukungan negara-negara Eropa kepada Ukraina dan tekanan geopolitik global membuat emas tetap dipandang sebagai aset safe haven.

Sejumlah lembaga keuangan besar melihat potensi kenaikan harga emas ke depan, didukung pelemahan dolar AS, arus masuk ETF, serta permintaan perlindungan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.