Harga Emas Galeri 24, UBS, dan Antam Retro Naik Serempak pada 19 Desember 2025

Pegadaian Mencatat Kenaikan Harga Seluruh Produk Emas Batangan
JAKARTA — Harga emas batangan yang diperdagangkan melalui Pegadaian menunjukkan penguatan serempak pada perdagangan Jumat, 19 Desember 2025. Kenaikan harga terjadi pada seluruh produk emas populer, mulai dari Galeri 24, UBS, hingga Antam Retro, seiring meningkatnya minat beli investor di tengah dinamika pasar logam mulia.
Galeri 24 mencatat kenaikan harga emas ukuran 1 gram menjadi Rp2.515.000. Posisi tersebut meningkat dibandingkan harga perdagangan sehari sebelumnya yang berada di level Rp2.504.000 per gram. Kenaikan ini menegaskan tren positif emas Galeri 24 yang terus diminati karena variasi ukuran dan ketersediaannya di jaringan Pegadaian.
Harga Emas Antam dan UBS Menguat di Pasar Domestik
Selain Galeri 24, Pegadaian juga menaikkan harga emas Antam ukuran 1 gram menjadi Rp2.736.000. Harga tersebut lebih tinggi dibandingkan perdagangan sebelumnya yang tercatat Rp2.717.000 per gram. Penguatan ini mencerminkan respons pasar domestik terhadap pergerakan harga emas yang tetap atraktif bagi investor ritel.
Sementara itu, harga emas UBS ukuran 1 gram ikut bergerak naik ke level Rp2.556.000. Kenaikan ini melanjutkan tren penguatan dari harga sebelumnya yang berada di posisi Rp2.550.000 per gram. Produk emas UBS tetap menjadi alternatif investasi karena harganya yang relatif kompetitif di pasar emas nasional.
Antam Retro Mengikuti Tren Kenaikan Harga Emas
Produk emas Antam Retro juga mencatat kenaikan harga pada perdagangan hari ini. Pegadaian membanderol emas Antam Retro ukuran 1 gram di level Rp2.717.000, naik dibandingkan harga kemarin yang tercatat Rp2.710.000 per gram. Kenaikan ini menunjukkan konsistensi pergerakan harga di seluruh lini produk emas yang dijual Pegadaian.
Penguatan harga emas di Pegadaian mencerminkan kondisi pasar yang masih melihat emas sebagai instrumen investasi menarik, terutama menjelang akhir tahun. Di tengah fluktuasi pasar keuangan global, emas tetap mempertahankan daya tariknya sebagai aset lindung nilai dan sarana diversifikasi portofolio.
Dengan kenaikan harga yang merata, pelaku pasar kini mencermati pergerakan selanjutnya untuk menentukan strategi beli atau tahan, seiring dinamika harga emas yang terus bergerak aktif di pasar domestik.
