Pesta Lanjut Terus! Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 2.000

Harga Emas Antam Naik Rp2.000 dan Melanjutkan Tren Positif

Karyawati menunjukkan emas PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) di salah satu gallery penjualan emas di Jakarta, Selasa (16/7/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Kenaikan Harga Emas Antam Mengikuti Penguatan Emas Global

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk. atau emas Antam kembali menguat pada perdagangan Senin, 15 Desember 2025. Penguatan ini menandai berlanjutnya tren positif harga logam mulia di pasar domestik seiring kenaikan harga emas dunia. Data dari situs resmi logammulia.com menunjukkan harga emas Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp2.464.000 per batang di Butik Emas LM Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, pada pukul 08.50 WIB. Harga tersebut naik Rp2.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Selain harga jual, Antam juga menaikkan harga pembelian kembali atau buyback. Pada hari yang sama, harga buyback tercatat sebesar Rp2.324.000 per gram, atau meningkat Rp2.000. Kenaikan serempak pada harga jual dan buyback ini memperkuat daya tarik emas Antam sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang.

Penguatan Emas Dunia Menopang Harga Logam Mulia Domestik

Pergerakan harga emas Antam sejalan dengan penguatan harga emas di pasar global. Pada perdagangan Senin pagi hingga pukul 06.45 WIB, harga emas dunia di pasar spot naik 0,07% ke level US$4.305,09 per troy ons. Penguatan ini melanjutkan tren positif yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir.

Pada perdagangan sebelumnya, Selasa, 14 Desember 2025, harga emas dunia tercatat naik 0,45% dan ditutup di posisi US$4.302,13 per troy ons. Dalam perdagangan intraday, harga emas bahkan sempat menyentuh level tertinggi US$4.353,04 per troy ons. Level tersebut menjadi posisi tertinggi emas sejak 20 Oktober 2025 dan menandai reli emas selama empat hari berturut-turut.

Minat Investor Tetap Kuat Menjelang Akhir Tahun

Penguatan harga emas global turut didorong oleh sentimen pasar yang masih condong pada aset aman menjelang akhir tahun. Investor terus mencermati dinamika ekonomi global dan kebijakan moneter, yang mendorong permintaan terhadap emas sebagai lindung nilai. Kondisi ini tercermin pada stabilnya harga emas dunia di atas level psikologis US$4.300 per troy ons.

Di dalam negeri, kenaikan harga emas Antam mencerminkan respons pasar terhadap tren global tersebut. Dengan harga yang kembali naik, emas Antam tetap menjadi pilihan investasi yang diminati masyarakat, terutama di tengah fluktuasi pasar keuangan dan ketidakpastian ekonomi global.