Harga Emas Melemah, tapi Cetak Kenaikan 3 Pekan Beruntun

Harga Emas Melemah Namun Tetap Catat Kenaikan Mingguan Selama Tiga Pekan Berturut-Turut

Ilustrasi emas. (Treasury)

Pasar Menekan Harga Emas Saat Perdagangan Global Bergerak Volatil

Harga emas dunia menutup perdagangan Jumat (10/4/2026) dengan pelemahan tipis, namun tetap mempertahankan tren penguatan mingguan yang solid. Pasar mencatat pergerakan ini sebagai bagian dari fase volatil yang masih didorong oleh dinamika geopolitik dan kebijakan moneter global.

Emas tercatat turun 0,34% ke level US$ 4.749,46 per ons troi. Meski terkoreksi harian, logam mulia tersebut tetap menguat hampir 1,56% sepanjang pekan dan mencatatkan kenaikan mingguan untuk ketiga kalinya secara beruntun. Sementara itu, kontrak berjangka emas di Amerika Serikat juga turun 0,98% ke posisi US$ 4.771 per ons troi.

Analis Menilai Investor Mendorong Tren Positif di Tengah Ketidakpastian

Sejumlah pelaku pasar menilai emas masih berada dalam jalur positif meski menghadapi tekanan eksternal. Independent metals trader Tai Wong menyampaikan bahwa pembeli emas kembali mengambil alih sentimen pasar di tengah dukungan kondisi teknikal yang membaik.

Ia menjelaskan bahwa level terendah harian terus naik, yang menunjukkan kekuatan permintaan masih terjaga. Selain itu, kondisi gencatan senjata sementara ikut memberikan dukungan terhadap stabilitas harga.

Namun demikian, Tai Wong juga menyoroti potensi resistensi kuat di level US$ 5.000 per ons troi. Ia menilai jika harga berhasil menembus level tersebut, maka peluang reli lanjutan akan semakin terbuka.

Ketegangan Geopolitik Menahan Kestabilan Pasar Emas Global

Di sisi lain, pasar tetap mencermati perkembangan geopolitik yang belum sepenuhnya stabil. Ketegangan di Timur Tengah masih berlangsung, termasuk isu blokade Selat Hormuz serta konflik antara Israel dan Hizbullah di Lebanon.

Kondisi tersebut membuat investor berhati-hati karena risiko eskalasi masih terbuka. Ketidakpastian ini terus menjaga permintaan emas sebagai aset lindung nilai meski harga bergerak fluktuatif.

Pelemahan Dolar AS Memberikan Dukungan Tambahan Pada Harga Emas

Selain faktor geopolitik, pelemahan dolar Amerika Serikat turut memberikan dukungan terhadap harga emas. Direktur perdagangan logam High Ridge Futures, David Meger, menjelaskan bahwa tekanan pada dolar muncul seiring ekspektasi penurunan ketegangan global.

Ia menambahkan bahwa pasar mulai mengantisipasi kemungkinan pelonggaran suku bunga di masa depan. Ekspektasi tersebut kemudian menekan dolar dan pada akhirnya memperkuat daya tarik emas sebagai aset investasi.