Harga Emas Antam Hari Ini Ambruk ke Rp 2,7 Juta, Terendah 3 Bulan!

PT Antam Menurunkan Harga Jual Emas ke Level Terendah Tiga Bulan

Karyawati menunjukkan emas PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) di salah satu gallery penjualan emas di Jakarta, Selasa (16/7/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

PT Aneka Tambang (Antam) Tbk merevisi turun harga emas batangan pada perdagangan Rabu, 29 April 2026. Butik Emas LM Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, menetapkan harga emas satuan 1 gram sebesar Rp2.784.000 per batang. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar Rp30.000 dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.814.000. Posisi harga ini mencatat rekor terendah perusahaan dalam tiga bulan terakhir, tepatnya sejak 21 Januari 2026.

Manajemen Menyesuaikan Nilai Buyback Bagi Para Nasabah

Manajemen juga mengambil langkah penyesuaian pada harga buyback atau pembelian kembali emas bagi para pemilik aset logam mulia. Pihak perusahaan menetapkan harga buyback sebesar Rp2.573.000 per gram pada hari ini. Keputusan ini mencerminkan koreksi sebesar Rp52.000 dibandingkan nilai transaksi buyback pada hari sebelumnya. Para investor yang berencana menjual kembali aset emas mereka kini menerima nilai yang lebih rendah mengikuti tren penurunan harga pasar terkini.

Pelemahan Harga Global Mendorong Koreksi Domestik

Perubahan harga domestik ini mengikuti arus pelemahan harga logam mulia di pasar internasional. Refinitiv mencatat harga emas dunia jatuh sebesar 1,867% ke posisi US$ 4.594,51 per troy ons pada penutupan perdagangan Selasa, 28 April 2026. Penurunan selama dua hari berturut-turut ini mengakibatkan harga emas dunia terkoreksi hingga 2,4%. Kondisi pasar global ini terus menekan harga komoditas logam mulia hingga ke level US$ 4.500 sepanjang bulan April. Harga emas bahkan kembali melemah pada Rabu pagi dengan mencatatkan penurunan sebesar 0,06% ke level US$ 4.591,37 per troy ons.

PT Antam terus memantau dinamika harga emas global tersebut untuk menentukan kebijakan harga setiap hari. Para investor kini menghadapi tantangan pasar yang menuntut kehati-hatian ekstra dalam mengambil keputusan. Gejolak harga emas di pasar internasional memicu respons cepat dari para pelaku pasar domestik. Penyesuaian harga ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan nilai aset sesuai dengan kondisi ekonomi terkini yang tengah mengalami tekanan dari berbagai sentimen global.