Harga Emas Tertekan, Pakar Perkirakan Penurunan Masih Berlanjut

Analisis Teknis Tunjukkan Emas Gagal Tembus Resistance dan Memicu Tekanan Jual
JAKARTA – Harga emas menghadapi tekanan pada perdagangan Selasa, 7 April 2026, akibat kombinasi faktor teknikal dan fundamental yang cenderung negatif. Data terbaru menunjukkan harga emas turun tipis 0,05 persen ke level US$ 4.647,84 per ons troi. Para pakar menilai tren penurunan ini kemungkinan masih berlanjut dalam beberapa hari mendatang.
Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menjelaskan, pergerakan emas saat ini menunjukkan kecenderungan bearish yang kuat, terutama pada timeframe H4. Harga emas gagal menembus area resistance penting dan membentuk pola candlestick bearish yang dominan. Kondisi ini menandakan bahwa tekanan jual masih menguasai pasar dan investor harus memperhatikan tren menurun yang sedang berlangsung.
Harga Emas Menembus Moving Average, Tekanan Jual Kian Menguat
Geraldo menambahkan, harga emas yang menembus indikator Moving Average 21 dan 34 semakin memperkuat sinyal tren penurunan jangka menengah. Struktur bearish yang terbentuk membuka peluang harga untuk melanjutkan penurunan ke support pertama di level US$ 4.581 per ons troi. Jika tekanan jual terus meningkat, harga emas berpotensi menembus support berikutnya di kisaran US$ 4.492 per ons troi.
Meski demikian, analis menyebut skenario alternatif tetap perlu diperhatikan. Apabila harga emas gagal melanjutkan penurunan dan mendapatkan dorongan beli, terdapat peluang rebound menuju area resistance di kisaran US$ 4.708 hingga US$ 4.786 per ons troi. Namun selama harga berada di bawah resistance kunci, bias pergerakan tetap condong bearish.
Faktor Fundamental Dorong Tekanan Harga Emas
Dari sisi fundamental, penguatan dolar Amerika Serikat memengaruhi tekanan terhadap harga emas. Ketidakpastian global membuat investor beralih ke dolar AS yang dianggap lebih likuid dan aman dalam jangka pendek. Pergeseran ini menurunkan permintaan emas sebagai aset lindung nilai, sehingga mendorong harga untuk tetap berada dalam tren penurunan.
Investor dianjurkan memantau pergerakan harga emas secara aktif, karena kombinasi sentimen teknikal dan fundamental dapat memicu fluktuasi signifikan dalam waktu singkat. Tren bearish saat ini menuntut kewaspadaan dan strategi yang tepat bagi pelaku pasar maupun investor perhiasan.
