Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam & Antam Retro Hari Ini Naik Semua

Harga Emas Naik Semua di Galeri 24, UBS, Antam, dan Antam Retro Hari Ini

Seorang konsumen membeli emas Logam Mulia di Butik Emas di Galeri 24, Jakarta, Senin (2/6/2025). Harga emas Logam Mulia produksi PT Antam Tbk, kembali terbang pada hari ini. (CNBC Indonesia/Trisusilo)

Harga emas batangan melonjak pada Rabu, 8 April 2026, seiring meningkatnya minat investor dan optimisme pasar logam mulia di Jakarta. Lonjakan ini terjadi setelah dua hari sebelumnya emas mencatatkan fluktuasi signifikan, dan para pelaku pasar mulai menyesuaikan strategi investasi mereka.

Galeri 24 Naikkan Harga Emas 1 Gram Menjadi Rp2.865.000

Galeri 24 menjual berbagai jenis logam mulia mulai dari emas Antam, Galeri 24, hingga UBS, dengan ukuran bervariasi antara 0,5 gram hingga 1.000 gram. Pada perdagangan hari ini, harga emas 1 gram Galeri 24 naik menjadi Rp2.865.000 per gram, meningkat dari harga kemarin Rp2.860.000. Kenaikan ini menandai pemulihan permintaan emas di tengah sentimen positif pasar.

Antam dan UBS Mendorong Harga Emas Naik Signifikan

Harga emas Antam 1 gram melesat ke Rp2.964.000, naik dari harga sebelumnya Rp2.945.000. Sementara itu, emas UBS 1 gram terbang ke Rp2.879.000, dibandingkan Rp2.874.000 kemarin. Lonjakan harga ini menunjukkan bahwa investor semakin percaya pada logam mulia sebagai aset aman di tengah kondisi pasar yang dinamis.

Antam Retro Ikut Meningkatkan Harga Emas Menjadi Rp2.912.000

Selain itu, harga emas Antam Retro 1 gram meningkat menjadi Rp2.912.000, naik dari Rp2.907.000 per gram pada perdagangan sebelumnya. Kenaikan serentak ini mencerminkan tren positif di pasar emas yang kini menunjukkan optimisme investor terhadap kestabilan harga logam mulia.

Pegadaian Catatkan Harga Emas Merek Terkenal Tetap Naik

Pegadaian melaporkan harga emas dalam satuan gram untuk merek UBS, Antam, Antam Retro, dan Galeri 24 pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan kenaikan yang seragam. Kondisi ini mendorong pelaku pasar untuk memanfaatkan momentum kenaikan harga dan menempatkan investasi di logam mulia, mengingat emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang menarik.