Harga Emas Naik 1% Lebih, Tren Bullish Masih Kuat

Harga Emas Dunia Naik Lebih dari 1 Persen, Tren Bullish Tetap Kuat

ilustrasi harga emas Sumber; AP

Harga emas dunia menguat lebih dari 1 persen pada Senin pagi, 19 Januari 2026, seiring meningkatnya ketidakpastian global yang mendorong investor mencari aset safe haven. Para analis menegaskan bahwa tren bullish harga emas masih menunjukkan penguatan yang kuat dan peluang kenaikan lanjutan terbuka.

Andy Nugraha Tegaskan Tren Bullish Harga Emas Semakin Kuat

Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, memaparkan bahwa pola candlestick dan indikator Moving Average memperlihatkan penguatan tren bullish harga emas. Ia menjelaskan bahwa pergerakan harga yang tetap berada di atas rata-rata pergerakan utama menandakan dominasi minat beli di pasar. Dengan kondisi ini, harga emas berpotensi menembus area US$ 4.750 per ons troi dalam jangka pendek jika tren bullish berhasil dipertahankan sepanjang perdagangan hari ini.

Andy Nugraha Ingatkan Risiko Koreksi Harga

Meski optimis, Andy juga mengingatkan kemungkinan koreksi harga jika penguatan gagal berlanjut. Ia memperkirakan potensi penurunan harga terdekat mengarah ke US$ 4.565 per ons troi yang berfungsi sebagai support penting. Investor disarankan memantau pergerakan harga secara cermat dan menyesuaikan strategi investasi untuk menghadapi fluktuasi jangka pendek.

Kenaikan Harga Didukung Ketegangan Geopolitik

Penguatan harga emas kali ini turut dipicu oleh meningkatnya ketegangan global setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana penerapan tarif terhadap delapan negara Eropa terkait rencananya soal Greenland. Kondisi ini memicu sentimen positif bagi logam mulia sebagai aset perlindungan nilai, sehingga mendorong investor memperkuat posisi beli di pasar emas dunia.