Trofi Piala Dunia Menjadi Trofi Termahal di Dunia Akibat Reli Harga Emas

Harga emas yang terus meroket membuat trofi Piala Dunia FIFA menjadi salah satu hadiah olahraga paling bernilai di dunia. Trofi ini tidak hanya simbol prestise kemenangan, tetapi juga menyimpan kandungan emas yang sangat tinggi, sehingga nilainya meningkat seiring reli harga emas global.
Trofi Piala Dunia Mengandung Emas 18 Karat dengan Nilai Fantastis
Menurut data dari London Bullion Market Association yang dikutip Mining pada Senin (9/2/2026), trofi Piala Dunia terbuat dari 6,175 kilogram emas 18 karat. Jumlah ini setara dengan sekitar 4,93 kilogram emas murni, menjadikan trofi tersebut memiliki nilai intrinsik tertinggi dibandingkan trofi Hadiah Nobel maupun Golden Globes. Dengan harga emas saat ini yang mencapai US$ 5.000 per troy ons, nilai emas trofi Piala Dunia diperkirakan melebihi US$ 700.000 atau sekitar Rp 11,7 miliar jika dilebur hari ini.
Nilai Trofi Piala Dunia Meningkat Lebih dari 30 Persen
Dibandingkan turnamen sebelumnya, nilai intrinsik trofi meningkat lebih dari 30 persen akibat kenaikan harga emas. Bank besar seperti JP Morgan memproyeksikan harga emas bisa menembus US$ 6.000 per troy ons pada 2026, sehingga nilai trofi Piala Dunia berpotensi melampaui US$ 1 juta atau sekitar Rp 16,8 miliar pada musim panas ini.
Negara Pemenang Hanya Menerima Replika Emas
Meski trofi asli tidak pernah diberikan kepada pemenang, kecuali Brasil pada 1970, negara yang menang tetap menerima replika trofi berbahan perunggu berlapis emas. Replika ini pun mengalami kenaikan nilai seiring reli harga emas, sehingga semakin menambah prestise dan nilai simbolik dari kemenangan Piala Dunia.
