Harga Emas Nyaris Rp 3 Juta, Ini Cara Manfaatkannya buat DP Rumah

Harga Emas Hampir Rp 3 Juta Mendorong Masyarakat Menabung untuk DP Rumah

Harga Emas Nyaris Rp 3 Juta, Ini Cara Manfaatkannya buat DP Rumah

Harga emas Antam terus menunjukkan tren kenaikan dan kini mendekati Rp 3 juta per gram. Pada Rabu, 28 Januari 2026, harga emas tercatat di level Rp 2.968.000 per gram. Kondisi ini mendorong masyarakat memanfaatkan emas sebagai instrumen investasi, terutama untuk mempersiapkan uang muka atau down payment saat membeli rumah.

Perencana keuangan Andy Nugroho menjelaskan bahwa menabung emas dapat membantu calon pembeli rumah mengurangi beban biaya awal, khususnya bagi mereka yang berencana mengambil kredit pemilikan rumah atau KPR. Ia menilai emas mampu berperan sebagai aset yang menjaga nilai tabungan agar tidak tergerus inflasi.

Perencana Keuangan Menilai Emas Efektif sebagai Leverage Tabungan Rumah

Andy menerangkan bahwa calon pembeli rumah biasanya harus menyiapkan DP sekitar 20 persen dari harga properti. Jika harga rumah mencapai Rp 500 juta, maka dana yang dibutuhkan untuk DP berkisar Rp 100 juta. Menurutnya, menempatkan tabungan dalam bentuk emas memberi peluang pertumbuhan nilai dibanding hanya menyimpan uang tunai.

Ia juga menegaskan bahwa kenaikan harga rumah tidak seharusnya membuat masyarakat berhenti menabung. Andy mendorong calon pembeli untuk tetap fokus pada tujuan memiliki rumah pertama dengan menyesuaikan pilihan properti sesuai kemampuan finansial.

Calon Pembeli Rumah Perlu Fleksibel Menyesuaikan Pilihan Properti

Andy menilai kenaikan harga rumah yang diincar dapat diatasi dengan bersikap realistis dan fleksibel. Jika harga properti sudah tidak terjangkau, calon pembeli bisa mengalihkan pilihan ke rumah lain dengan kisaran harga yang masih sesuai. Ia menambahkan bahwa kehadiran pengembang baru di masa depan berpotensi menghadirkan rumah dengan harga serupa di lokasi berbeda.

Dengan pendekatan tersebut, menabung emas tetap relevan sebagai langkah awal, meskipun rumah incaran awal tidak jadi dibeli.

Andy Nugroho Menganjurkan Alokasi 10 Persen Gaji untuk Nabung Emas

Bagi masyarakat yang baru ingin mulai menabung emas, Andy menyarankan menyisihkan sekitar 10 persen dari pendapatan bulanan. Jika penghasilan mencapai Rp 10 juta per bulan, maka dana Rp 1 juta bisa dialokasikan khusus untuk tabungan emas. Apabila dana tersebut belum cukup untuk membeli satu gram emas, ia menyarankan menabung selama beberapa bulan hingga mencukupi.

Andy juga menilai strategi ini aman diterapkan oleh masyarakat dengan gaji setara upah minimum. Ia menekankan bahwa kebiasaan menabung secara konsisten jauh lebih penting karena dapat membentuk pola pengelolaan keuangan yang sehat untuk jangka panjang.