Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini Turun, Pesta Berakhir

Harga Emas Antam Turun pada 19 Desember 2025 dan Mengakhiri Tren Kenaikan

Karyawati menunjukkan emas PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) di salah satu gallery penjualan emas di Jakarta, Selasa (16/7/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Koreksi Harga Emas Antam Mengikuti Pelemahan Pasar Global

JAKARTA — Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk. atau emas Antam Logam Mulia melemah pada perdagangan Jumat, 19 Desember 2025. Penurunan harga ini sekaligus mengakhiri tren kenaikan yang sebelumnya bertahan selama empat hari beruntun di pasar domestik.

Berdasarkan data resmi dari situs logammulia.com, harga emas Antam satuan 1 gram yang diperdagangkan di Butik Emas LM Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, pada pukul 08.50 WIB tercatat sebesar Rp2.483.000 per batang. Posisi tersebut turun Rp4.000 dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya. Koreksi ini memutus reli harga emas Antam yang sebelumnya telah naik total Rp34.000 per gram.

Selain harga jual, Antam juga menurunkan harga buyback atau pembelian kembali emas. Pada perdagangan hari ini, harga buyback emas Antam berada di level Rp2.342.000 per gram, atau turun Rp4.000 dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan harga buyback ini mencerminkan penyesuaian menyeluruh terhadap pergerakan harga emas di pasar.

Pelemahan Emas Global Menekan Harga Emas Antam

Pergerakan harga emas Antam sejalan dengan tren emas global yang mengalami koreksi. Mengacu pada data Refinitiv, harga emas dunia pada perdagangan Kamis, 18 Desember 2025, ditutup melemah 0,21 persen ke level US$4.331,89 per troy ons. Pelemahan tersebut menghentikan penguatan emas global yang sebelumnya berlangsung selama tujuh hari berturut-turut dengan lonjakan mencapai 3,12 persen.

Koreksi harga emas global memengaruhi harga emas domestik karena pasar dalam negeri menjadikan harga internasional sebagai acuan utama. Penyesuaian ini juga terjadi di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang masih mencermati dinamika ekonomi global dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Investor Menahan Langkah di Tengah Ketidakpastian Pasar

Penurunan harga emas Antam menunjukkan investor mulai bersikap lebih selektif setelah reli signifikan dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, emas tetap mempertahankan posisinya sebagai instrumen investasi jangka panjang yang diminati, terutama di tengah fluktuasi pasar keuangan global.

Dengan berakhirnya tren kenaikan jangka pendek, pelaku pasar kini menunggu katalis baru yang dapat menentukan arah pergerakan harga emas selanjutnya, baik dari faktor ekonomi global maupun sentimen pasar internasional.