Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi, Segera Borong Buat Lebaran

Harga Emas Antam Turun ke Rp3.021.000 per Gram pada 13 Maret 2026

Emas Antam

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk kembali melemah pada perdagangan Jumat, 13 Maret 2026. Penurunan ini memperpanjang tren koreksi yang sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data dari situs resmi logammulia.com pada pukul 08.49 WIB di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, harga emas Antam ukuran 1 gram dipatok Rp3.021.000 per batang. Nilai tersebut turun Rp21.000 dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya.

Koreksi harga ini terjadi setelah emas sempat berada di level lebih tinggi dalam beberapa hari terakhir. Penurunan tersebut membuat sebagian investor mulai memantau peluang pembelian emas di tengah momentum harga yang lebih rendah menjelang periode Lebaran.

Antam Menurunkan Harga Buyback Emas pada Perdagangan Hari Ini

Sejalan dengan turunnya harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga mengalami penyesuaian pada hari yang sama. Saat ini harga buyback berada di level Rp2.783.000 per gram.

Angka tersebut turun Rp21.000 dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya. Harga buyback merupakan nilai yang digunakan ketika masyarakat menjual kembali emas batangan mereka kepada Antam.

Perubahan harga buyback biasanya menjadi acuan penting bagi investor yang ingin menentukan waktu terbaik untuk melakukan penjualan atau menambah kepemilikan emas.

Pelemahan Harga Emas Dunia Ikut Menekan Pasar Domestik

Penurunan harga emas Antam terjadi di tengah pelemahan harga emas global. Berdasarkan data Refinitiv, harga emas dunia ditutup di level US$5.078,89 per troy ons pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026.

Harga tersebut turun sekitar 1,9% dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan ini memperpanjang koreksi harga emas yang dalam dua hari terakhir telah melemah sekitar 2,2%.

Tekanan harga tersebut membuat emas kembali turun ke kisaran US$5.000 per troy ons setelah sebelumnya sempat bertahan di level US$5.100 selama empat hari berturut-turut.

Konflik Timur Tengah Tidak Mampu Menahan Penurunan Harga Emas

Meskipun ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih berlangsung, harga emas global justru mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menunjukkan bahwa faktor makroekonomi global masih mendominasi pergerakan pasar logam mulia.

Fluktuasi harga emas dunia kemudian memengaruhi harga emas domestik, termasuk produk logam mulia Antam yang dijual di Indonesia.

Investor kini terus memantau perkembangan pasar global untuk melihat potensi arah pergerakan emas selanjutnya, terutama menjelang periode permintaan yang biasanya meningkat saat mendekati hari raya.