Harga Emas Digital Bertahan Stabil di Tengah Pergerakan Global dan Rupiah

Pergerakan harga global dan nilai tukar menjaga stabilitas emas digital
JAKARTA – Harga emas digital pada Minggu, 25 Januari 2026, terpantau bergerak stabil seiring konsolidasi harga emas dunia dan pergerakan nilai tukar rupiah. Kondisi tersebut mencerminkan keseimbangan antara sentimen global dan dinamika domestik yang masih terjaga dalam jangka pendek.
Stabilitas harga ini tidak menghalangi minat masyarakat untuk terus melirik emas digital sebagai instrumen investasi. Akses yang mudah melalui platform daring serta fleksibilitas pembelian dalam nominal kecil mendorong peningkatan partisipasi investor ritel di segmen ini.
Minat investor ritel mendorong popularitas emas digital
Masyarakat semakin memandang emas digital sebagai pilihan investasi yang praktis dan aman. Investor dapat melakukan transaksi kapan saja tanpa harus menyimpan emas fisik, sekaligus tetap memiliki underlying asset berupa logam mulia. Kondisi ini menjadikan emas digital relevan bagi investor yang ingin membangun portofolio secara bertahap.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas digital juga berfungsi sebagai instrumen lindung nilai. Investor ritel memanfaatkan fitur pembelian berkala untuk mengurangi risiko fluktuasi harga, sekaligus menjaga nilai aset dalam jangka menengah hingga panjang.
Platform emas digital mencatat pergerakan harga yang relatif seimbang
Sejumlah platform jual beli emas digital mencatat pergerakan harga yang cenderung seimbang hingga siang hari. PT Laku Emas Indonesia (Lakuemas) membukukan harga beli emas digital sebesar Rp 2.749.000 per gram, naik Rp 12.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Sementara itu, harga jual tercatat di level Rp 2.685.000 per gram dengan kenaikan yang sama.
Platform lain seperti IndoGold, Treasury, dan ShariaCoin juga mengikuti pergerakan harga emas global, meskipun masing-masing menerapkan kebijakan harga dan spread yang berbeda sesuai mekanisme internal.
Stabilitas harga memperkuat peran emas digital sebagai alternatif investasi
Kondisi harga yang relatif stabil memperkuat posisi emas digital sebagai alternatif investasi di tengah fluktuasi pasar keuangan. Investor ritel memanfaatkan momentum ini untuk melakukan akumulasi secara bertahap, terutama bagi mereka yang menghindari risiko tinggi dari instrumen lain.
Dengan dukungan teknologi dan regulasi yang semakin jelas, emas digital diperkirakan tetap menjadi salah satu instrumen favorit masyarakat. Selama harga emas dunia dan nilai tukar rupiah bergerak terkendali, tren stabilitas ini dinilai masih akan berlanjut dalam waktu dekat.
