Warga Medan Berburu Emas Meski Harga Melambung

Warga Medan Tetap Memburu Emas di Tengah Harga yang Terus Melambung

Warga Medan Berburu Emas Meski Harga Melambung

Lonjakan harga emas mendorong warga Medan ramai membeli perhiasan emas

Warga Medan tetap berburu emas meski harga terus melambung dalam beberapa hari terakhir. Aktivitas pembelian emas perhiasan terlihat meningkat di sejumlah toko emas, salah satunya Toko Mas Gintar Medan di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Timur. Pada Jumat, 30 Januari 2026, suasana toko tampak lebih ramai dibanding hari-hari biasa, didorong keyakinan masyarakat bahwa harga emas masih berpeluang naik.

Pihak Toko Mas Gintar Medan menyebut tren kenaikan harga justru memicu minat beli. Setiap kali harga mengalami penurunan tipis, warga langsung memanfaatkannya untuk membeli emas. Para pembeli menilai koreksi harga hanya bersifat sementara dan percaya nilai emas akan kembali menguat dalam waktu dekat.

Harga emas sempat menyentuh Rp 3 juta per gram

Pegawai Toko Mas Gintar Medan, Indah, menjelaskan harga emas perhiasan pada 30 Januari 2026 berada di kisaran Rp 2,9 juta per gram dan sudah termasuk ongkos pembuatan. Harga tersebut turun tipis dibanding hari sebelumnya yang sempat menembus Rp 3 juta per gram. Meski begitu, penurunan ini tidak menyurutkan minat pembeli karena ketidakpastian pergerakan harga ke depan.

Menurut Indah, harga emas saat ini merupakan level tertinggi sepanjang beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut memperkuat pandangan masyarakat bahwa emas tetap menjadi instrumen investasi yang aman dan menjanjikan, terutama di tengah fluktuasi ekonomi.

Pembeli memilih emas perhiasan sebagai aset investasi

Mayoritas pengunjung membeli emas perhiasan dengan berat 5 hingga 10 gram. Namun, Indah mengungkapkan ada pula pelanggan yang membeli emas dengan gramasi besar hingga ratusan gram sebagai bentuk investasi jangka panjang. Toko pun menyediakan stok emas perhiasan dalam berbagai ukuran untuk memenuhi kebutuhan pembeli.

Salah satu pembeli, Kiki, warga Medan Marelan, mengaku baru mulai rutin berinvestasi emas sejak pertengahan 2025. Pada awal pekan ini, ia membeli cincin emas seberat 5 gram senilai sekitar Rp 15 juta. Kiki memilih emas perhiasan karena bisa digunakan sekaligus disimpan sebagai aset.

Kiki menilai emas sebagai investasi yang relatif aman karena harganya cenderung naik dari tahun ke tahun. Meski demikian, ia menegaskan hanya membeli emas dari dana lebih setelah kebutuhan rumah tangga terpenuhi. Menurutnya, kebiasaan menyisihkan uang untuk membeli emas justru membuat pengeluaran lebih terkontrol dan aset terus bertambah.