Pengamat Ekonomi Beri Saran Hadapi Fluktuasi Harga Emas

Harga emas Surabaya turun drastis setelah sempat menembus Rp3 juta per gram
Surabaya – Harga emas di Surabaya mengalami fluktuasi tajam setelah sebelumnya menembus Rp3 juta per gram. Pengamat ekonomi Universitas Airlangga (Unair), Gigih Prihantono, menilai harga emas sebelumnya sudah terlalu tinggi secara teknikal. Ia menjelaskan, penurunan harga emas justru mencerminkan ekspektasi positif terhadap kondisi ekonomi riil pada awal 2026.
Gigih sebut penurunan emas jadi sinyal positif ekonomi
Gigih menegaskan, harga emas yang turun memberi sinyal bahwa masyarakat menilai kondisi ekonomi mulai membaik. Jika emas terus naik, hal itu justru menandakan ekonomi kurang stabil. Ia menekankan, fluktuasi harga emas sebaiknya tidak menimbulkan kepanikan, karena fenomena ini merupakan bagian dari dinamika pasar.
Risiko global dan kebijakan dalam negeri tetap perlu diwaspadai
Meski harga emas menurun, Gigih mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan risiko geopolitik internasional, terutama ketegangan yang dipicu oleh Amerika Serikat. Selain itu, konsistensi dan sinkronisasi kebijakan pemerintah di dalam negeri juga memengaruhi stabilitas ekonomi. Penegakan hukum dan keberlanjutan kebijakan menjadi faktor penting yang ikut membentuk kepercayaan pasar.
Gigih beri panduan investasi emas di tengah ketidakstabilan
Pengamat Unair itu menekankan prinsip investasi emas harus menggunakan dana jangka panjang. Masyarakat disarankan memakai uang yang tidak dibutuhkan segera dan bukan uang konsumsi. Bagi investor yang sudah membeli emas, Gigih menyarankan menjual saat sudah untung dan tetap menyimpan jika belum meraih keuntungan. Ia juga menyarankan untuk mempertimbangkan instrumen lain, seperti surat utang negara, saat harga emas sedang fluktuatif.
Harga emas Antam jatuh Rp183 ribu menjadi Rp2.844.000 per gram
Sebagai informasi, harga emas Antam 24 karat hari ini (3 Februari 2026) kembali turun dari level Rp3.000.000 per gram menjadi Rp2.844.000 per gram. Emas ukuran 0,5 gram dijual Rp1.472.000, ukuran 10 gram Rp27.935.000, dan emas 1 kilogram dibanderol Rp2.784.600.000 menurut situs Logam Mulia Antam.
