Investor Pantau Pergerakan Harga Emas dan Saham Hingga 17 Januari 2026

Raja Emas dan Laku Emas Stabilkan Harga Perhiasan pada Sabtu 17 Januari 2026
JAKARTA – Harga emas perhiasan mencatat stabilitas pada Sabtu, 17 Januari 2026, meski Laku Emas menunjukkan kenaikan tipis. Data dari Raja Emas Indonesia dan Hartadinata Abadi menegaskan bahwa berbagai kadar emas perhiasan tetap kokoh. Stabilitas ini tercipta di tengah pengaruh permintaan global, fluktuasi nilai tukar rupiah, dan kebijakan bank sentral yang mengelola cadangan emas. Investor maupun calon pembeli terus memantau pergerakan harga untuk menentukan waktu terbaik membeli atau menjual emas.
Harga Emas Dunia Turun Akibat Profit Taking Investor
Harga emas dunia mengalami penurunan pada Jumat, 16 Januari 2026, setelah investor melakukan aksi profit taking pasca-rekor tertinggi sepanjang masa (all time high). Meredanya ketegangan geopolitik juga mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe haven. Logam mulia sempat turun 0,44% ke level US$ 4.595,68 per ons troi, namun tetap mencatat kenaikan mingguan sebesar 1,88% setelah mencapai rekor US$ 4.642,72 pada Rabu, 14 Januari 2026.
Saham DEWA Menguat Didukung Akumulasi Investor Asing
Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) kembali menguat 2% ke Rp 765 pada Kamis, 15 Januari 2026, setelah diborong investor asing. Sebanyak 80,94 juta saham DEWA diperdagangkan dengan frekuensi 56.650 kali dan nilai transaksi Rp 606,92 miliar. Investor asing membukukan net buy sebesar Rp 72,45 miliar meski saham DEWA melemah 4,38% dalam seminggu terakhir, menunjukkan akumulasi yang kuat di tengah fluktuasi pasar.
Investor Domestik Serok Saham BUMI Meski Tertekan Penjualan Asing
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun ke Rp 410 pada Kamis, 15 Januari 2026, akibat tekanan jual asing. Sebanyak 121,35 juta saham BUMI diperdagangkan dengan frekuensi 172.988 kali dan nilai transaksi Rp 1,72 triliun. Investor asing mencatat net sell Rp 276,4 miliar, sementara investor domestik memanfaatkan penurunan untuk membeli saham, menegaskan strategi serok pada harga rendah.
Harga Emas Antam Pangkas Nilai pada Sabtu 17 Januari 2026
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 6.000 ke level Rp 2.663.000 per gram pada Sabtu, 17 Januari 2026. Penurunan ini melanjutkan koreksi harga dari Jumat sebelumnya, yang sempat mencapai Rp 2.669.000 per gram. Investor disarankan memantau harga pecahan emas Antam mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram untuk menentukan waktu optimal membeli atau menjual logam mulia.
