BERITA POPULER: Harga Emas Rontok hingga Asing Banting Saham BUMI

Harga Emas Rontok Tekan Saham BUMI, Asing Lepas Aset Secara Masif

ilustrasi harga emas Sumber; AP

Dolar Menguat Tekan Harga Emas Global

JAKARTA – Pada Kamis, 15 Januari 2026, harga emas mengalami penurunan setelah data klaim pengangguran mingguan Amerika Serikat (AS) menunjukkan angka lebih lemah dari perkiraan, sehingga mendorong penguatan dolar. Selain itu, sikap Presiden AS Donald Trump yang cenderung lunak terhadap Iran menekan minat investor terhadap aset lindung nilai. Kondisi ini membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri dan memicu koreksi harga di pasar global.

Reli Rekor Emas Antam Berhenti

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada Jumat, 16 Januari 2026, turun Rp 6.000 menjadi Rp 2.669.000 per gram, mengakhiri tren reli rekor tertinggi empat hari berturut-turut. Buyback emas Antam juga terpangkas, menandakan investor mulai menyesuaikan strategi jual beli mereka. Penurunan ini mencerminkan respons pasar terhadap data ekonomi AS dan sentimen global yang fluktuatif.

Emas Perhiasan Stabil, Laku Emas Mencatat Kenaikan

Pada hari yang sama, harga emas perhiasan di Raja Emas Indonesia dan Hartadinata Abadi tetap stabil, sedangkan Laku Emas mengalami kenaikan. Tren ini menunjukkan pergerakan harga domestik lebih moderat dibandingkan fluktuasi emas batangan, sehingga calon pembeli dan investor disarankan terus memantau harga untuk menentukan langkah investasi yang optimal. Stabilitas dan kenaikan tipis ini memberikan peluang strategis bagi investor yang ingin memanfaatkan momen pasar.

Investor Asing Lepas Saham BUMI Secara Masif

Investor asing melakukan transaksi jual bersih pada saham-saham unggulan saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Kamis (15/1/2026) di level 9.075,4, mencetak rekor tertinggi baru. Saham BUMI termasuk yang terdampak paling besar, menunjukkan aksi profit taking dan pengurangan eksposur asing terhadap saham domestik. Pelepasan ini menimbulkan volatilitas yang signifikan di pasar saham lokal.

Analis Prediksi Saham RAJA Bergerak Menguat

Saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) diprediksi bergerak menguat hingga mencapai level resistance. MNC Sekuritas memberikan rekomendasi buy untuk saham ini dengan target harga tertentu, memberikan sinyal positif bagi investor yang mencari peluang cuan di tengah gejolak pasar. Prediksi teknikal ini membantu pemodal menilai potensi keuntungan dan risiko investasi dalam jangka pendek.