Harga Emas Menggila, Pakar Sebut Reli Rekor Tembus Segini

Harga Emas Melonjak ke Rekor Tertinggi dan Memperpanjang Reli Global

Ilustrasi pergerakan harga emas yang terus menanjak. (Istimewa)

JAKARTA – Harga emas dunia kembali melonjak tajam dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026. Lonjakan ini mempertegas posisi emas sebagai aset lindung nilai utama di tengah meningkatnya ketidakpastian global yang terus membayangi pasar keuangan internasional.

Pada perdagangan hari ini, harga emas spot menguat 1,82% ke level US$ 5.072,5 per ons troi saat berita ditulis. Sepanjang sesi perdagangan, harga emas bahkan sempat menyentuh rekor tertinggi baru di posisi US$ 5.093,15 per ons troi. Pergerakan agresif ini menandai kelanjutan reli emas yang belum menunjukkan tanda-tanda perlambatan.

Analis Menilai Ketegangan Geopolitik Menjaga Daya Tarik Emas

Analis Dupoin Futures Andy Nugraha menilai reli harga emas masih memiliki ruang lanjutan yang cukup besar. Ia menyebut kombinasi risiko geopolitik dan kekhawatiran terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat terus menopang permintaan emas sebagai aset aman.

Andy menyoroti ketegangan geopolitik global yang masih menjadi tema dominan, mulai dari konflik Rusia dan Ukraina yang belum menemukan solusi, isu potensi intervensi militer di Venezuela, hingga ambisi geopolitik Amerika Serikat terkait Greenland. Menurutnya, kondisi tersebut mendorong investor untuk terus mengalihkan aset ke emas guna melindungi nilai portofolio dari risiko yang sulit diprediksi.

Struktur Teknikal Menguatkan Tren Bullish Harga Emas

Dari sisi teknikal, Andy menilai struktur pergerakan emas berada dalam fase yang sangat kuat. Pola candlestick dan indikator moving average menunjukkan tren bullish yang semakin solid. Harga emas bergerak konsisten di atas rata-rata pergerakan utama, mencerminkan dominasi tekanan beli di pasar.

Selama harga mampu bertahan di atas area support kunci, Andy menilai peluang kelanjutan tren naik masih terbuka lebar. Dalam proyeksi jangka pendek, emas berpotensi melanjutkan reli menuju area US$ 5.150 per ons troi apabila tekanan bullish tetap terjaga.

Potensi Koreksi Muncul di Tengah Reli Cepat

Meski demikian, Andy mengingatkan bahwa laju kenaikan yang terlalu cepat di sekitar level psikologis berisiko memicu aksi ambil untung. Apabila harga gagal menjaga momentum, potensi koreksi terdekat diperkirakan berada di kisaran US$ 5.030 per ons troi.

Namun secara keseluruhan, dinamika global yang sarat ketidakpastian masih menempatkan emas sebagai instrumen favorit investor dalam menjaga stabilitas nilai aset.