Harga Emas Perhiasan Tetap Kokoh di Pasar Lokal pada 9 Februari 2026

Harga emas perhiasan menunjukkan tren stabil di berbagai toko perhiasan terkemuka pada Senin pagi, 9 Februari 2026, di Jakarta. Data dari Raja Emas Indonesia, Laku Emas, dan Hartadinata Abadi menegaskan kestabilan harga di tengah dinamika pasar global dan faktor ekonomi yang beragam.
Fluktuasi Harga Emas Perhiasan Dipengaruhi Permintaan dan Kebijakan Global
Pergerakan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh permintaan dari industri perhiasan internasional, fluktuasi nilai tukar mata uang, dan keputusan bank sentral dalam pengelolaan cadangan emas. Faktor-faktor ini mendorong calon pembeli dan investor untuk memantau harga secara rutin agar dapat menentukan momen terbaik untuk membeli atau menjual emas.
Raja Emas Indonesia Catat Harga Stabil pada Berbagai Karat
Raja Emas Indonesia mencatat harga emas perhiasan 24 Karat per gram sebesar Rp 2.450.000, sementara 23 Karat berada di Rp 2.117.000 per gram. Harga emas 22 Karat tercatat Rp 2.024.000 per gram dan 21 Karat mencapai Rp 1.934.000 per gram. Emas dengan kadar lebih rendah, mulai dari 20 Karat hingga 12 Karat, juga mempertahankan harga stabil, menandakan pasar perhiasan lokal relatif tenang.
Laku Emas dan Hartadinata Abadi Pertahankan Kestabilan Harga
Selain Raja Emas Indonesia, Laku Emas dan Hartadinata Abadi juga melaporkan harga emas perhiasan stabil pada Senin pagi. Konsistensi harga ini memberikan kepastian bagi investor maupun konsumen yang ingin melakukan transaksi emas dalam berbagai kadar karat.
Investor Disarankan Pantau Pergerakan Harga Secara Berkala
Dengan kondisi pasar yang terus bergerak dinamis, para calon pembeli dan investor emas perhiasan disarankan memantau harga secara rutin. Keputusan beli atau jual yang tepat akan membantu memaksimalkan nilai investasi sekaligus mengurangi risiko akibat fluktuasi pasar.
