Harga Emas Perhiasan Naik di Hartadinata dan Raja Emas pada 11 Februari 2026

JAKARTA, investor.id – Harga emas perhiasan menunjukkan pergerakan beragam pada Rabu siang (11/2/2026). Sejumlah pelaku usaha mencatat kenaikan harga, sementara lainnya mempertahankan level sebelumnya di tengah dinamika pasar logam mulia global.
Kenaikan harga terlihat di Hartadinata Abadi dan Raja Emas Indonesia. Sementara itu, Laku Emas tercatat tidak mengubah harga jualnya pada periode yang sama.
Pergerakan ini mencerminkan respons pelaku industri terhadap fluktuasi harga emas dunia serta perubahan nilai tukar rupiah. Selain itu, dinamika permintaan dari pasar perhiasan global dan kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas turut memengaruhi pembentukan harga di tingkat ritel.
Hartadinata Abadi Menaikkan Harga Seluruh Kadar Karat
Hartadinata Abadi menaikkan harga emas perhiasan di seluruh kadar karat. Harga emas 22 karat tercatat sebesar Rp 2.987.000 per gram setelah naik Rp 206.000. Emas 20 karat dipatok Rp 2.763.000 per gram atau meningkat Rp 36.000.
Sementara itu, harga 16 karat mencapai Rp 2.291.000 per gram setelah bertambah Rp 4.000. Untuk 9 karat, perusahaan menetapkan harga Rp 1.526.000 per gram atau naik Rp 13.000. Adapun 6 karat diperdagangkan di level Rp 1.189.000 per gram setelah meningkat Rp 26.000.
Kenaikan merata tersebut menunjukkan penyesuaian harga mengikuti tren penguatan emas global dalam beberapa waktu terakhir.
Pelaku Pasar Mencermati Dinamika Harga Sebelum Bertransaksi
Di sisi lain, Raja Emas Indonesia juga menyesuaikan harga jual perhiasannya, mengikuti pergerakan pasar. Berbeda dengan dua pelaku tersebut, Laku Emas memilih mempertahankan harga stabil pada perdagangan siang ini.
Dengan kondisi pasar yang bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan perlu mencermati perubahan harga secara berkala. Langkah ini membantu konsumen menentukan waktu terbaik untuk membeli maupun menjual emas, terutama di tengah volatilitas yang masih berlangsung sepanjang Februari 2026.
