Aksi Ambil Untung Membuat Harga Emas Hari Ini Selasa, 27 Januari 20206 Terkoreksi Tipis

Aksi Ambil Untung Menekan Harga Emas Hari Ini Selasa 27 Januari 2026

Harga Emas Hari Ini 27

Harga emas hari ini Selasa, 27 Januari 2026 mengalami koreksi tipis di tengah tren penguatan global yang masih berlanjut. Pergerakan ini mencerminkan aksi ambil untung investor setelah harga emas mencetak rekor baru dan menembus level psikologis penting. Meski terkoreksi, sentimen utama pasar tetap menunjukkan minat kuat terhadap emas sebagai aset lindung nilai.

Harga Emas Dunia Melanjutkan Reli di Atas USD5.000

Pada perdagangan Selasa pagi, harga emas dunia tercatat menguat 0,67% ke level USD5.047,78 per troy ons. Kenaikan ini melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026, ketika emas naik 0,64% dan ditutup di posisi USD5.014,29 per troy ons. Dalam sesi intraday, harga emas bahkan sempat melonjak hingga USD5.110,50 per troy ons dan mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Reli emas tersebut menunjukkan bahwa minat beli masih solid meskipun pasar mulai menghadapi fase konsolidasi. Keberhasilan emas bertahan di atas USD5.000 memperkuat persepsi investor bahwa tren naik masih terjaga.

Ketidakpastian Global Terus Menopang Permintaan Emas

Ketegangan geopolitik dan risiko ekonomi global terus menjadi penopang utama harga emas. Presiden Sprott Inc, Ryan McIntyre, menyampaikan bahwa tingginya risiko geopolitik membuat emas tetap menarik bagi investor dan bank sentral. Aktivitas pembelian emas oleh bank sentral juga dinilai masih aktif sebagai bagian dari strategi diversifikasi cadangan.

Sentimen pasar kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 100% terhadap Kanada apabila negara tersebut melanjutkan kesepakatan perdagangan dengan China. Trump juga menyatakan rencana kenaikan tarif impor produk Korea Selatan hingga 25%. Pernyataan tersebut memicu kekhawatiran akan eskalasi perang dagang yang lebih luas dan mendorong investor tetap waspada.

Di sisi lain, pasar juga menyoroti potensi intervensi mata uang terkoordinasi antara Amerika Serikat dan Jepang. Isu ini menambah lapisan ketidakpastian yang memengaruhi pergerakan aset global.

Harga Emas Indonesia Terkoreksi Tipis Akibat Ambil Untung

Berbeda dengan pasar global, harga emas di Indonesia justru mengalami koreksi ringan. Pada Selasa, 27 Januari 2026, harga emas Antam turun Rp1.000 menjadi Rp2.916.000 per gram. Harga buyback emas Antam juga turun Rp1.000 ke level Rp2.749.000 per gram.

Koreksi serupa terjadi pada emas digital. Di aplikasi Treasury, harga beli emas pada pukul 10.00 WIB tercatat di Rp2.860.178 per gram, turun sekitar Rp6.000 dari harga penutupan sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan aksi ambil untung yang lazim terjadi setelah lonjakan harga signifikan.

Proyeksi Harga Emas Tetap Kuat Meski Risiko Koreksi Ada

Ke depan, perhatian pasar tertuju pada pertemuan The Fed pekan ini. Meski suku bunga diperkirakan bertahan, dinamika kebijakan moneter tetap menjadi perhatian utama. Sejumlah analis masih memandang prospek emas positif, meskipun indikator teknikal menunjukkan kondisi overbought yang membuka peluang koreksi jangka pendek.