Harga Emas Dunia Cetak All Time High Baru pada Jumat 23 Januari 2026 dan Pertahankan Tren Bullish

Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada Jumat, 23 Januari 2026, dan menegaskan dominasinya sebagai aset lindung nilai global. Hingga pukul 06.39 WIB, emas diperdagangkan di level USD4.940,98 per troy ons atau menguat tipis 0,09 persen secara harian. Pergerakan ini mempertahankan momentum reli setelah harga emas menembus level psikologis penting pada sesi perdagangan sebelumnya.
Pada Kamis, 22 Januari 2026, harga emas mencatat lonjakan tajam dengan kenaikan 2,07 persen dan ditutup di USD4.936,29 per troy ons. Dalam sesi yang sama, emas sempat menyentuh rekor intraday di USD4.940,40 per troy ons. Penguatan tersebut memperpanjang reli empat hari beruntun dengan akumulasi kenaikan sekitar 7,4 persen, sekaligus mengonfirmasi tren bullish jangka pendek di pasar global.
Keberhasilan emas menembus level USD4.900 per troy ons untuk pertama kalinya memperkuat optimisme pasar. Pencapaian rekor tertinggi ini memicu ekspektasi lanjutan bahwa harga emas berpotensi menguji area USD5.000 per troy ons dalam waktu relatif dekat, seiring meningkatnya volatilitas dan ketidakpastian global.
Pelemahan Dolar AS dan Ketegangan Geopolitik Dorong Permintaan Emas
Penguatan harga emas didorong kombinasi faktor makroekonomi dan geopolitik. Pada Kamis, indeks dolar Amerika Serikat melemah 0,47 persen ke level 98,29. Pelemahan dolar terjadi seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Federal Reserve, yang membuat emas semakin menarik bagi investor global.
Dari sisi geopolitik, meningkatnya ketegangan internasional turut memperkuat permintaan aset safe haven. Kesepakatan strategis Amerika Serikat terkait akses Greenland, rivalitas dengan Rusia dan China di kawasan Arktik, serta dinamika konflik global mendorong investor mengamankan nilai portofolio melalui emas di tengah ketidakpastian ekonomi dan keamanan.
Harga Emas Antam dan Emas Digital di Indonesia Ikuti Reli Global
Sejalan dengan lonjakan harga emas dunia, harga emas Antam di Indonesia pada Jumat, 23 Januari 2026 hingga pukul 08.30 WIB melonjak Rp90.000 ke level Rp2.880.000 per gram. Harga buyback emas Antam juga meningkat signifikan ke Rp2.715.000 per gram, mencerminkan tingginya aktivitas transaksi dan minat lindung nilai di pasar domestik.
Pada saat yang sama, harga emas digital di aplikasi Treasury naik ke Rp2.814.892 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.761.710 per gram. Kinerja emas digital Treasury juga mencatatkan penguatan jangka panjang yang impresif dengan capaian harga Rp2.858.268 per gram, menegaskan daya tarik emas digital sebagai instrumen penyimpan nilai.
Tren Bullish Menguatkan Proyeksi Harga Emas ke Depan
Harga emas saat ini tetap berada dalam tren bullish kuat setelah mencetak all time high baru. Kombinasi momentum teknikal, ekspektasi kebijakan moneter yang akomodatif, serta ketidakpastian global menjaga prospek penguatan emas tetap terbuka. Selama sentimen tersebut bertahan, setiap koreksi diperkirakan bersifat terbatas dan berpotensi menjadi peluang akumulasi bagi investor jangka menengah.
