Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam, dan Antam Retro Serentak Naik pada 29 Maret 2026

Harga emas batangan dari berbagai merek di Galeri 24 kompak mencatat kenaikan pada perdagangan Minggu, 29 Maret 2026. Di Jakarta, lonjakan ini terlihat pada produk emas Galeri 24, UBS, Antam, hingga Antam Retro yang sama-sama bergerak naik dibandingkan hari sebelumnya.
Galeri 24 menyediakan beragam pilihan logam mulia dengan ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Ketersediaan ini memberi fleksibilitas bagi konsumen untuk menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan investasi.
Kenaikan harga yang terjadi secara serentak ini menunjukkan adanya dorongan pasar yang cukup kuat dalam waktu bersamaan.
Galeri 24 menaikkan harga emas 1 gram mengikuti tren pasar
Galeri 24 menetapkan harga emas 1 gram di level Rp2.818.000 pada hari ini. Angka tersebut meningkat dari posisi sebelumnya yang berada di Rp2.806.000 per gram.
Kenaikan ini mencerminkan respons terhadap dinamika harga emas yang bergerak positif. Selain itu, perubahan harga ini juga menjadi indikator meningkatnya minat pasar terhadap logam mulia.
Dengan demikian, emas Galeri 24 tetap menjadi salah satu pilihan bagi investor yang mencari alternatif produk dengan harga kompetitif.
Antam dan UBS menyesuaikan harga emas dengan kenaikan signifikan
Antam turut menaikkan harga emas 1 gram menjadi Rp2.937.000 dari sebelumnya Rp2.909.000. Kenaikan ini menegaskan posisi emas Antam sebagai produk dengan nilai premium di pasar domestik.
Di sisi lain, UBS juga mencatat kenaikan harga. Emas UBS 1 gram kini dijual Rp2.832.000, naik dari Rp2.819.000 pada perdagangan sebelumnya.
Penyesuaian harga oleh kedua merek ini memperlihatkan bahwa tren kenaikan tidak hanya terjadi pada satu produk, tetapi merata di berbagai jenis emas batangan.
Antam Retro mencatat kenaikan harga seiring penguatan pasar emas
Emas Antam Retro juga mengalami kenaikan harga pada hari yang sama. Produk ini dijual Rp2.852.000 per gram, meningkat dari Rp2.838.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan ini memperkuat tren positif yang terjadi di seluruh lini produk emas. Selain itu, Antam Retro tetap diminati karena karakteristiknya yang unik dibandingkan produk emas modern.
Dengan kondisi ini, pasar emas domestik menunjukkan pergerakan yang seragam di tengah penguatan harga secara keseluruhan.
Kenaikan serentak harga emas mencerminkan sentimen positif pasar
Kenaikan harga emas dari berbagai merek dalam satu waktu menandakan adanya sentimen positif yang kuat di pasar. Pergerakan ini biasanya dipengaruhi oleh faktor global maupun domestik yang mendorong permintaan terhadap aset safe haven.
Selain itu, konsistensi kenaikan di berbagai produk menunjukkan bahwa pasar sedang berada dalam fase penguatan. Oleh karena itu, investor cenderung kembali melirik emas sebagai instrumen investasi yang relatif stabil.
Situasi ini sekaligus membuka peluang bagi pelaku pasar untuk memanfaatkan momentum kenaikan harga dalam mengambil keputusan investasi.
