Pertama dalam Sejarah RI, Harga Emas Antam Mulia Tembus Rp 2,5 Juta

Harga Emas Antam Logam Mulia Cetak Rekor Baru dan Tembus Rp 2,5 Juta

Suasana gerai ANTAM di Pondok Indah Mall (PIM), Jakarta, Minggu (6/5/2025). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Antam Mendorong Harga Emas ke Level Tertinggi Sepanjang Sejarah di Jakarta

JAKARTA — PT Aneka Tambang Tbk. mencatat sejarah baru di pasar logam mulia nasional setelah harga emas Antam Logam Mulia menembus level Rp2,5 juta per gram pada perdagangan Senin, 22 Desember 2025. Lonjakan harga ini menegaskan tren penguatan emas domestik yang terus berlanjut seiring sentimen positif dari pasar global.

Berdasarkan data resmi dari situs logammulia.com yang diakses pada pukul 08.50 WIB, Antam mematok harga emas batangan ukuran 1 gram di Butik Emas LM Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta, sebesar Rp2.502.000 per batang. Harga tersebut melonjak Rp11.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya dan sekaligus menempatkan emas Antam di level tertinggi sepanjang sejarah perdagangan di Indonesia.

Kenaikan ini menandai fase baru pergerakan harga emas yang dalam beberapa pekan terakhir terus mencetak rekor. Penguatan harga juga memperkuat posisi emas sebagai aset lindung nilai utama di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.

Antam Mengerek Harga Buyback Seiring Lonjakan Harga Jual

Selain menaikkan harga jual, Antam juga mendorong kenaikan harga buyback emas batangan. Pada perdagangan hari ini, harga pembelian kembali emas Antam tercatat sebesar Rp2.361.000 per gram. Angka tersebut naik Rp11.000 dari posisi sebelumnya dan mencerminkan konsistensi kenaikan di seluruh lini harga emas Antam.

Kenaikan harga buyback memberikan keuntungan tambahan bagi pemegang emas yang ingin merealisasikan keuntungan. Kondisi ini sekaligus menjaga daya tarik emas Antam sebagai instrumen investasi jangka menengah dan panjang, terutama bagi investor ritel.

Harga Emas Domestik Mengikuti Penguatan Pasar Global

Rekor harga emas Antam sejalan dengan pergerakan harga emas dunia. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, Jumat 19 Desember 2025, harga emas global tercatat naik 0,14% dan berada di level US$4.337,99 per troy ons. Penguatan tersebut menopang kenaikan harga emas di pasar domestik.

Sentimen global yang mendorong harga emas antara lain ketidakpastian arah kebijakan suku bunga bank sentral utama, khususnya The Federal Reserve, serta meningkatnya kehati-hatian investor terhadap prospek ekonomi dunia. Kondisi tersebut membuat permintaan aset aman seperti emas tetap solid.

Dengan rekor baru yang tercipta, pelaku pasar kini terus mencermati pergerakan harga emas global dan nilai tukar sebagai faktor utama yang akan menentukan arah harga emas Antam dalam waktu dekat.