Harga Emas Antam (ANTM) Siap Melaju Kencang

Harga Emas Antam Bersiap Melaju Kencang Menembus Level Rp 3 Juta per Gram

Ilustrasi emas batangan Antam (ANTM). (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali menunjukkan potensi penguatan signifikan pada akhir Januari 2026. Sejumlah analis memproyeksikan harga emas Antam akan segera melampaui level Rp 2.900.000 per gram, seiring reli harga emas dunia yang terus berlanjut dan sentimen global yang semakin mendukung aset lindung nilai.

Pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi menyampaikan bahwa dalam waktu dekat harga emas Antam berpeluang bergerak di kisaran Rp 2.920.000 hingga Rp 2.950.000 per gram. Ia menyampaikan pandangan tersebut di Jakarta pada Kamis (22/1/2026), dengan menekankan bahwa tren kenaikan masih sangat kuat.

Reli Emas Dunia Mendorong Proyeksi Kenaikan Harga Antam

Ibrahim menilai reli harga emas global menjadi faktor utama yang menopang penguatan harga emas Antam. Harga emas spot tercatat melonjak 1,87% ke level US$ 4.921,76 per troy ons pada Jumat (23/1/2026), setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi di US$ 4.928,51 per troy ons. Pergerakan ini semakin mendekatkan emas dunia ke level psikologis US$ 5.000 per troy ons.

Menurut Ibrahim, jika harga emas dunia mampu menembus US$ 5.000 per troy ons dalam waktu dekat, maka harga emas Antam berpotensi menyentuh Rp 3.000.000 per gram pada pekan depan. Ia menegaskan bahwa pasar saat ini sangat responsif terhadap setiap sentimen yang mendorong permintaan emas.

Isu Indepedensi The Fed Menguatkan Sentimen Pasar

Penguatan harga emas juga dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap independensi bank sentral Amerika Serikat. Pasar mencermati rencana penunjukan ketua baru The Federal Reserve sebagai pengganti Jerome Powell. Investor menilai kebijakan moneter berpeluang diarahkan untuk mendorong penurunan suku bunga lebih agresif, mendekati level terendah sebelum pandemi COVID-19.

Situasi tersebut meningkatkan daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil, sekaligus memperkuat arus dana global ke logam mulia. Kondisi ini secara langsung berdampak pada harga emas fisik di dalam negeri.

Harga Antam Mencetak Rekor Baru dan Buyback Ikut Melonjak

Berdasarkan data laman Logam Mulia, harga emas batangan Antam pada Jumat (23/1/2026) melonjak Rp 90.000 menjadi Rp 2.880.000 per gram dan kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Pada saat yang sama, harga buyback emas Antam naik Rp 80.000 ke level Rp 2.715.000 per gram.

Setiap transaksi jual beli emas Antam tetap dikenakan ketentuan pajak sesuai PMK No 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali dengan nilai di atas Rp 10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP, yang langsung dipotong dari nilai buyback.