Harga Emas Antam Melorot Rp 10.000 dalam Seminggu

Emas Antam Turun Signifikan Selama Pekan Terakhir
JAKARTA, 8 April 2026 – Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) mengalami fluktuasi tajam sepanjang pekan terakhir. Secara kumulatif, harga emas Antam turun Rp 10.000 menjadi Rp 2.857.000 per gram selama periode 30 Maret hingga 4 April 2026. Pergerakan harga ini mencerminkan dinamika pasar logam mulia yang penuh ketidakpastian.
Pada awal pekan, Senin (30/3), harga emas Antam merosot Rp 30.000 ke level Rp 2.807.000 per gram. Selanjutnya, pada Selasa (31/3), harga kembali turun Rp 10.000 menjadi Rp 2.827.000 per gram. Penurunan ini diikuti oleh kenaikan tajam pada Rabu (1/4), di mana harga melonjak Rp 75.000 ke level Rp 2.902.000 per gram.
Harga Emas Menguat Dua Hari Berturut-turut
Pada Kamis (2/4), harga emas Antam naik Rp 20.000 menjadi Rp 2.922.000 per gram. Lonjakan ini menunjukkan respons pasar terhadap sentimen positif dan permintaan yang meningkat dari investor. Namun, tekanan jual kembali muncul pada Jumat (3/4), memaksa harga emas Antam turun tajam Rp 65.000 ke level Rp 2.857.000 per gram.
Pada Sabtu (4/4), harga emas Antam stabil di level Rp 2.857.000 per gram. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga tetap stabil di Rp 2.577.000 per gram. Stabilitas ini memberikan peluang bagi investor untuk menyesuaikan strategi beli dan jual di tengah fluktuasi mingguan.
Pajak Transaksi Buyback Berlaku Sesuai PMK
Transaksi jual emas Antam dikenakan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan No 34/PMK.10/2017. Penjualan emas dengan nominal lebih dari Rp 10 juta akan terkena Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% bagi non-NPWP. Potongan pajak langsung dipotong dari total nilai buyback, sehingga investor dapat mengetahui nilai bersih yang diterima secara jelas.
