Harga Emas Antam Terbang Tinggi, Buyback Meroket Rp 95 Ribu!

Harga Emas Antam Melonjak Setelah Trump Umumkan Jeda Serangan ke Iran

Harga emas Antam mengalami kenaikan signifikan hari ini. Harga emas naik Rp 78 ribu menjadi Rp 2.487.000 atau nyaris Rp 2,5 juta/gram.

Pasar Mengerek Harga Emas Antam Hingga Rp 2,9 Juta per Gram

Jakarta – Harga emas Logam Mulia Antam 24 karat melonjak tajam pada Rabu (8/4/2026) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penghentian sementara serangan ke Iran selama dua minggu. Kenaikan ini mendorong harga emas Antam naik Rp 50.000 per gram, sehingga kini berada di level Rp 2.900.000 per gram. Harga emas ukuran terkecil 0,5 gram dijual Rp 1.500.000, sementara emas 10 gram naik menjadi Rp 28.495.000. Emas 1.000 gram kini dibanderol Rp 2.840.600.000.

Buyback Emas Antam Ikut Menguat Hingga Rp 2,664 Juta per Gram

Pasar buyback Antam juga merespons kenaikan harga emas dengan signifikan. Harga buyback meningkat Rp 95.000 per gram dan berada di level Rp 2.664.000 per gram. Sistem buyback memungkinkan pemilik emas menjual kembali logam mulia kepada Antam. Pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024 menetapkan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5% untuk transaksi buyback di atas Rp 10.000.000, yang dipotong langsung saat pelaksanaan.

Tren Mingguan dan Bulanan Menunjukkan Fluktuasi Signifikan

Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam berada di rentang Rp 2.831.000 hingga Rp 2.922.000 per gram. Dalam sebulan terakhir, logam mulia 24 karat bergerak di kisaran Rp 2.807.000 hingga Rp 3.087.000 per gram. Lonjakan harga terbaru menandai respons pasar terhadap meredanya ketegangan geopolitik, sekaligus menjadi indikasi naiknya minat investor terhadap aset aman.

Investor Menyikapi Stabilitas Pasar Setelah Pengumuman Trump

Kebijakan Trump yang menunda serangan militer AS ke Iran memberi sinyal positif bagi perdagangan logam mulia. Investor menilai jeda dua minggu tersebut memberi peluang diplomasi berjalan dan mengurangi risiko lonjakan harga energi yang sebelumnya memicu kekhawatiran inflasi. Antusiasme pasar tercermin dari kenaikan tajam harga emas Antam dan meningkatnya permintaan buyback.

Logam Mulia Tetap Menjadi Pilihan Lindung Nilai

Emas tetap menjadi instrumen favorit investor untuk lindung nilai terhadap ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Kenaikan harga logam mulia menunjukkan peran strategisnya dalam portofolio investasi, terutama ketika situasi global menimbulkan fluktuasi harga energi dan risiko inflasi. Lonjakan harga Antam kali ini menegaskan daya tarik emas sebagai aset aman dalam menghadapi kondisi pasar yang dinamis.