Harga Emas Antam Melejit dan Saham BUMI Dilepas Massal Asing

Emas Antam Naik Tajam Rp 61.000 dalam Seminggu
JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat kenaikan signifikan pada harga emas batangan sepanjang pekan 12–17 Januari 2026. Harga emas Antam melonjak Rp 61.000 dan sempat memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa di level Rp 2.675.000 per gram. Kenaikan ini menegaskan minat investor yang tetap tinggi terhadap logam mulia di tengah volatilitas pasar global. Harga buyback emas Antam juga menunjukkan tren positif, memperkuat likuiditas bagi pemilik emas yang ingin menjual kembali logamnya.
Investor Asing Lepas Saham Bumi Resources Secara Masif
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali menjadi target aksi jual investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 12–15 Januari 2026. Net sell asing pada saham BUMI menempati posisi tertinggi, diikuti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). Aktivitas ini menandakan fokus investor asing pada realokasi portofolio, terutama di sektor pertambangan dan perbankan.
Harga Emas Perhiasan Tetap Stabil pada Minggu, 18 Januari 2026
Harga emas perhiasan domestik tercatat stabil pada Minggu, 18 Januari 2026, menurut data Raja Emas Indonesia, Laku Emas, dan Hartadinata Abadi. Stabilitas harga emas perhiasan didorong oleh permintaan konsumen yang tetap tinggi serta fluktuasi pasar global yang terkendali. Investor dan calon pembeli disarankan terus memantau harga agar dapat menentukan momen yang tepat untuk membeli atau menjual emas perhiasan.
Prediksi Harga Emas Antam Menunjukkan Fluktuasi
Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan harga emas Antam akan bergerak fluktuatif pada Senin, 19 Januari 2026. Ia memperkirakan harga berpeluang menyentuh level resisten, sementara jika terjadi penurunan, harga emas dunia dapat menahan support di titik tertentu. Proyeksi ini membantu investor merencanakan strategi jual beli dengan mempertimbangkan tren jangka pendek dan pergerakan pasar global.
Saham BBRI Masih Menjadi Target Beli Asing
Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi salah satu saham yang paling banyak dibeli investor asing di BEI selama pekan 12–15 Januari 2026. Aksi beli ini melanjutkan tren pekan sebelumnya, menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap prospek perbankan domestik. Net buy asing pada BBRI menempati posisi kedua setelah saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), mencerminkan fokus investasi pada sektor yang stabil dan likuid.
