Harga Emas Antam Diproyeksikan Menguat Hingga Rp 2.820.000 per Gram

Ibrahim Assuaibi Prediksi Emas Antam Sentuh Batas Atas Pekan Depan
JAKARTA – Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) akan bergerak fluktuatif dalam sepekan ke depan. Ia memperkirakan emas Antam berpotensi menembus level Rp 2.700.000 per gram jika harga emas dunia menguat di resisten pertama US$ 4.655 per troy ons. Ibrahim menegaskan peluang emas Antam mencapai resisten kedua di Rp 2.820.000 per gram seiring harga emas dunia menyentuh US$ 4.706 per troy ons.
Ibrahim Assuaibi Tegaskan Support Emas Antam Tetap Kuat
Di sisi lain, Ibrahim menyatakan jika harga emas mengalami koreksi, support pertama emas Antam akan berada di Rp 2.638.000 per gram, sejalan dengan harga emas dunia di US$ 4.553 per troy ons. Support kedua diprediksi berada di Rp 2.560.000 per gram, atau setara dengan US$ 4.489 per troy ons. Prediksi ini membantu investor merencanakan strategi jual beli dengan mempertimbangkan fluktuasi pasar global dan domestik yang dinamis.
Harga Emas Antam Turun Rp 6.000 pada Sabtu 17 Januari 2026
Data dari laman Logam Mulia mencatat harga emas batangan Antam turun Rp 6.000 ke level Rp 2.663.000 per gram pada Sabtu (17/1/2026). Harga buyback emas Antam juga mengalami penurunan Rp 6.000 menjadi Rp 2.509.000 per gram. Penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP, dipotong langsung dari nilai buyback.
Investor Diminta Pantau Harga Emas untuk Ambil Keputusan Tepat
Stabilitas dan potensi kenaikan harga emas Antam menjadi perhatian utama investor dan calon pembeli. Pergerakan fluktuatif mendorong mereka untuk memantau harga secara rutin agar strategi investasi tetap optimal. Data harga terbaru dan prediksi resisten maupun support dari Logam Mulia menjadi panduan penting bagi investor yang ingin memanfaatkan peluang pasar emas.
