Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Senin 6 April 2026: Terpukul Telak

Harga Emas Antam Turun Tajam Senin 6 April 2026

ilustrasi harga emas Antam (ANTM) Sumber: Antara

JAKARTA – PT Antam Tbk (ANTM) mencatat penurunan harga emas batangan yang signifikan pada Senin, 6 April 2026. Data dari laman Logam Mulia menunjukkan harga emas Antam ambrol sebesar Rp 26.000, sehingga berada di level Rp 2.831.000 per gram. Penurunan ini menandai koreksi tajam setelah harga sempat stabil pada Sabtu, 4 April 2026, di Rp 2.857.000 per gram.

Emas Antam Alami Fluktuasi dalam Pekan Lalu

Sebelumnya, harga emas Antam juga mencatat penurunan sebesar Rp 65.000 pada Jumat, 3 April 2026, yang membuat harga berada di Rp 2.857.000 per gram. Meskipun terjadi penurunan dalam beberapa hari terakhir, harga emas Antam sepanjang 2026 tetap menunjukkan kenaikan sekitar 14% dibandingkan awal tahun. Pada 1 Januari 2026, harga emas Antam tercatat Rp 2.488.000 per gram.

Rekor Tertinggi Emas Antam Tetap Membayangi Pasar

Harga emas Antam mencatat rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) pada 29 Januari 2026, mencapai Rp 3.168.000 per gram. Level tertinggi ini menjadi acuan bagi investor yang memantau tren pergerakan harga emas. Meski terjadi koreksi, minat beli emas batangan tetap terjaga karena stabilitas jangka panjang dan peluang investasi jangka menengah.

Buyback Emas Antam Juga Turun

Selain harga jual, harga beli kembali (buyback) emas Antam pada Senin, 6 April 2026, turun Rp 27.000 menjadi Rp 2.550.000 per gram. Transaksi ini tetap dikenakan potongan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan No 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas dengan nominal lebih dari Rp 10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% bagi non-NPWP, yang langsung dipotong dari total nilai buyback.

Investor Disarankan Amati Pergerakan Harga Secara Berkala

Koreksi harga hari ini mengingatkan para investor dan calon pembeli untuk memantau pergerakan emas secara rutin. Analisis tren jangka pendek dan jangka panjang dapat membantu menentukan strategi investasi terbaik. Kondisi pasar yang fluktuatif menunjukkan pentingnya perencanaan matang agar risiko kerugian dapat diminimalkan.