Harga Emas Antam Capai Rekor Tertinggi Rp 2,7 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Tajam pada Senin, 19 Januari 2026
JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat lonjakan harga emas batangan pada Senin, 19 Januari 2026. Harga emas Antam meningkat Rp 40.000 menjadi Rp 2.703.000 per gram, menembus rekor tertinggi sepanjang masa. Lonjakan ini menunjukkan minat investor yang tinggi terhadap logam mulia di awal tahun.
Harga Emas Antam Turun Sebelumnya, Buyback Naik
Sebelumnya, pada Sabtu, 17 Januari 2026, harga emas batangan Antam sempat turun Rp 6.000 ke level Rp 2.663.000 per gram. Hari sebelumnya, Jumat, 16 Januari 2026, harga emas turun Rp 6.000 ke Rp 2.669.000 per gram. Meskipun fluktuatif, harga buyback emas Antam pada Sabtu naik tajam Rp 36.000 menjadi Rp 2.545.000 per gram, menandakan permintaan untuk membeli kembali emas tetap kuat.
Rekor Sebelumnya dan Ketentuan Pajak Emas
Rekor tertinggi sebelumnya terjadi pada 15 Januari 2026, di level Rp 2.675.000 per gram. Transaksi jual emas Antam dikenakan pemotongan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan No. 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas dengan nominal lebih dari Rp 10 juta akan dipungut Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% untuk pemilik NPWP dan 3% untuk non-NPWP, yang langsung dipotong dari nilai buyback.
Investor Tertarik Menyimpan Emas Sebagai Investasi
Kenaikan harga emas Antam memicu perhatian investor yang memandang logam mulia sebagai aset aman. Harga emas yang stabil dan buyback yang menarik mendorong masyarakat untuk terus berinvestasi. Pecahan emas batangan tersedia dalam berbagai ukuran, memberi fleksibilitas bagi investor ritel maupun institusi.
Harga Emas Antam Berpotensi Terus Naik
Tren kenaikan harga emas Antam kemungkinan akan berlanjut seiring ketidakpastian pasar global. Investor dianjurkan memantau harga harian melalui laman resmi Logam Mulia Antam agar dapat mengambil keputusan investasi yang tepat.
