Harga Emas Antam Melonjak Rp40.000 dan Mendorong Harga Mendekati Rekor Jelang Lebaran

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk. kembali menguat pada perdagangan Rabu, 11 Maret 2026. Kenaikan harga ini membuat emas Antam semakin mahal menjelang periode Lebaran yang biasanya memicu peningkatan minat masyarakat terhadap logam mulia.
Berdasarkan data dari situs resmi logammulia.com pada pukul 08.27 WIB di Butik Emas LM Graha Dipta Pulo Gadung, Jakarta, harga emas Antam ukuran 1 gram dipatok Rp3.087.000 per batang. Angka tersebut naik Rp40.000 dibandingkan harga pada perdagangan sebelumnya.
Kenaikan ini sekaligus menjadi kabar positif setelah harga emas sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari sebelumnya.
Antam Menaikkan Harga Buyback dan Mengikuti Penguatan Harga Emas
Seiring kenaikan harga jual, Antam juga meningkatkan harga buyback atau pembelian kembali emas dari masyarakat. Pada perdagangan hari ini, harga buyback tercatat mencapai Rp2.847.000 per gram.
Nilai tersebut naik Rp45.000 dibandingkan posisi pada perdagangan sebelumnya. Peningkatan harga buyback biasanya mengikuti pergerakan harga emas global serta kondisi pasar logam mulia di dalam negeri.
Kenaikan harga jual dan buyback ini menunjukkan bahwa pasar emas domestik kembali bergerak naik setelah sempat mengalami tekanan beberapa hari sebelumnya.
Pasar Emas Global Menguat Setelah Tekanan Dolar dan Harga Minyak Mereda
Penguatan harga emas di dalam negeri tidak terlepas dari pergerakan pasar global. Harga emas dunia mulai pulih setelah tekanan dari penguatan dolar Amerika Serikat dan kenaikan harga minyak mulai mereda.
Data Refinitiv menunjukkan harga emas dunia ditutup di level US$5.193,93 per troy ons pada perdagangan Selasa, 10 Maret 2026. Harga tersebut melonjak sekitar 1,06% dibandingkan sesi sebelumnya.
Kenaikan ini menjadi pemulihan setelah emas sempat turun sekitar 0,64% pada perdagangan Senin.
Harga Emas Global Masih Bergerak Naik pada Perdagangan Pagi
Tren positif emas dunia berlanjut pada perdagangan Rabu pagi. Hingga pukul 06.18 WIB, harga emas masih menunjukkan penguatan meskipun terbatas.
Pada saat itu, emas diperdagangkan di level US$5.193,93 per troy ons atau naik sekitar 0,05%. Pergerakan ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap logam mulia masih cukup kuat meskipun pasar global terus dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi.
Penguatan harga emas global tersebut akhirnya memberikan dampak langsung terhadap harga emas Antam di pasar domestik, sehingga harga logam mulia di Indonesia kembali bergerak naik.
