Harga Emas Selasa 16 Desember 2025 Tetap Bullish Saat Pasar Menanti Data Ekonomi AS

Pasar Global Menahan Laju Emas Sambil Menunggu Rilis Data Penting
Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Selasa, 16 Desember 2025, meski dengan laju yang terbatas. Pada awal sesi, harga emas naik 0,04% dan bergerak di level USD4.303,85 per troy ons. Pergerakan ini menegaskan bahwa emas masih mampu bertahan di zona tinggi, meskipun pelaku pasar memilih bersikap hati-hati menjelang rilis sejumlah data ekonomi Amerika Serikat.
Pada perdagangan sebelumnya, Senin, 15 Desember 2025, harga emas hanya mencatat kenaikan tipis dan ditutup di posisi USD4.302,19 per troy ons. Dalam sesi intraday, harga sempat melonjak hingga USD4.350,10 per troy ons sebelum terkoreksi. Meski demikian, tren penguatan emas tetap berlanjut dan mencatat reli selama empat hingga lima hari berturut-turut.
Penguatan tersebut mulai kehilangan momentum seiring munculnya sentimen positif dari perkembangan dialog antara pejabat Amerika Serikat dan Presiden Ukraina. Upaya diplomasi yang bertujuan mengakhiri konflik berkepanjangan ini mendorong pergeseran sentimen pasar, sehingga minat terhadap emas sebagai aset lindung nilai sedikit mereda.
Analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, menilai kemajuan pembicaraan damai Rusia-Ukraina telah menekan permintaan safe haven. Selain itu, ia menambahkan bahwa aksi ambil untung oleh pelaku pasar turut membatasi ruang kenaikan harga emas dalam jangka pendek. Pernyataan utusan khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff, yang menyebut kemajuan signifikan dalam pembicaraan Ukraina semakin memperkuat sentimen tersebut.
Harga Emas Indonesia Bergerak Stabil Sementara Emas Digital Menguat
Di dalam negeri, harga emas Antam pada Selasa, 16 Desember 2025, tercatat stagnan. Harga emas Antam tetap berada di level Rp2.464.000 per gram, mencerminkan stabilitas pasar fisik di tengah fluktuasi harga global. Harga buyback emas Antam juga bertahan di posisi Rp2.324.000 per gram tanpa perubahan.
Berbeda dengan emas fisik, harga emas digital menunjukkan penguatan. Pada pukul 09.00 WIB, harga emas digital di aplikasi Treasury naik sekitar Rp5.000 menjadi Rp2.416.646 per gram. Harga buyback emas digital turut menyesuaikan dan tercatat di level Rp2.332.819 per gram, menandakan respons yang lebih cepat terhadap dinamika pasar global.
Prospek Emas Tetap Positif di Tengah Antisipasi Kebijakan The Fed
Ke depan, perhatian pasar tertuju pada rilis data penggajian non-pertanian dan penjualan ritel Amerika Serikat. Data ini diperkirakan menjadi indikator penting bagi arah kebijakan The Fed berikutnya. Pasar saat ini masih menilai peluang penurunan suku bunga lanjutan cukup besar setelah The Fed memangkas suku bunga sebanyak tiga kali sepanjang tahun ini.
Dari sisi teknikal, harga emas masih bergerak di zona bullish. Indikator Relative Strength Index berada di level 69, menunjukkan tren penguatan masih dominan meski mulai mendekati area jenuh beli. Kondisi ini membuka peluang konsolidasi sebelum arah pergerakan berikutnya terbentuk.
