Terkoreksi Tipis Setelah Cetak Rekor, Harga Emas Hari Ini Jumat, 12 Desember 2025 Masih Bullish

Harga Emas Jumat 12 Desember 2025 Terkoreksi Tipis Usai Cetak Rekor Namun Tetap Bullish

Harga Emas Hari Ini 12

Reli Tiga Hari Mendorong Harga Emas Global Bertahan Kuat

Harga emas dunia terkoreksi tipis pada Jumat, 12 Desember 2025, setelah mencatat reli signifikan dan menyentuh level tertinggi dalam lebih dari satu bulan. Pada perdagangan pagi, harga emas spot turun 0,17% ke posisi USD4.275,93 per troy ons. Koreksi ini muncul setelah emas melonjak 1,30% pada Kamis, 11 Desember 2025, dan menutup perdagangan di level USD4.283,00 per troy ons.

Kenaikan tajam sehari sebelumnya memperpanjang tren positif emas selama tiga hari beruntun dengan total penguatan sekitar 1,5%. Penguatan tersebut terjadi setelah Federal Reserve memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, langkah yang langsung menekan dolar Amerika Serikat dan mengangkat minat terhadap aset lindung nilai.

Indeks dolar Amerika Serikat melemah 0,45% ke level 98,35 dan mencatat posisi terendah dalam delapan minggu. Pelemahan dolar ini memperkuat daya tarik emas, sementara harga perak juga melonjak dan mencetak rekor tertinggi. Meski demikian, pejabat The Fed mengisyaratkan sikap lebih hati-hati untuk pemangkasan lanjutan dengan tetap memantau inflasi dan pasar tenaga kerja.

Kenaikan Global Mengangkat Harga Emas Antam ke Level Tertinggi Bulanan

Penguatan harga emas dunia berdampak langsung pada pasar domestik. Pada Jumat, 12 Desember 2025, harga emas Antam naik Rp22.000 menjadi Rp2.453.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.431.000 per gram. Kenaikan ini menandai penguatan tiga hari berturut-turut sekaligus membawa harga emas Antam ke level tertinggi dalam satu bulan terakhir.

Harga buyback emas Antam juga bergerak naik mengikuti tren pasar. Hari ini, harga jual kembali emas Antam tercatat di Rp2.313.000 per gram, naik dari Rp2.291.000 per gram. Pergerakan sejalan antara harga beli dan buyback menunjukkan sentimen positif masih mendominasi pasar emas dalam negeri.

Di sisi lain, harga emas digital bergerak lebih dinamis. Harga emas di aplikasi Treasury tercatat Rp2.392.381 per gram pada pukul 10.00 WIB, terkoreksi tipis dari penutupan sebelumnya seiring penyesuaian pasar terhadap koreksi harga global.

Data Ketenagakerjaan Menjadi Penentu Arah Harga Emas Berikutnya

Pelaku pasar kini menantikan rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat, termasuk laporan non-farm payrolls pada 16 Desember 2025. Data tersebut diperkirakan menjadi penentu arah kebijakan The Fed selanjutnya dan memengaruhi pergerakan emas.

Secara teknikal, tren emas masih berada di zona bullish. RSI berada di level 67 yang menandakan momentum penguatan tetap terjaga, meski indikator Stochastic RSI di level tinggi mengindikasikan potensi konsolidasi jangka pendek.