BERITA POPULER: Update Harga Emas Perhiasan hingga Saham PANI Mendadak Loncat

Investor.id Sajikan Update Harga Emas hingga Lonjakan Saham PANI sebagai Berita Terpopuler

Ilustrasi harga emas perhiasan Sumber; Antara

JAKARTA – Investor.id kembali menghadirkan rangkuman lima berita terpopuler hingga Selasa, 10 Februari 2026. Sebagai media ekonomi dan investasi yang konsisten menyajikan informasi kredibel, redaksi menyoroti pergerakan harga emas, volatilitas pasar global, hingga lonjakan saham emiten properti dan perbankan.

Berikut deretan berita yang paling banyak menarik perhatian pembaca dalam 24 jam terakhir.

Harga Emas Perhiasan Bergerak Variatif pada 10 Februari 2026

Harga emas perhiasan tercatat bergerak beragam pada perdagangan Selasa pagi, 10 Februari 2026. Perubahan harga terjadi di berbagai kadar karat, mengikuti dinamika pasar emas domestik dan global.

Data yang dihimpun dari Raja Emas Indonesia, Laku Emas, serta PT Hartadinata Abadi Tbk menunjukkan adanya penyesuaian harga di sejumlah produk perhiasan. Karena itu, calon pembeli maupun investor disarankan aktif memantau pergerakan harga agar dapat menentukan momentum terbaik untuk transaksi.

Analis Prediksi Volatilitas Harga Emas Kian Tinggi

Sementara itu, harga emas dunia memasuki fase volatilitas yang semakin tajam. Analis logam mulia Heraeus menilai fluktuasi harga berpotensi mengubah strategi investor dalam jangka pendek.

Pekan lalu, harga emas global sempat terkoreksi hingga menembus level psikologis US$ 5.000 per ons troi. Kondisi tersebut memperkuat sinyal bahwa pasar emas masih rentan terhadap sentimen global. Para analis pun mengingatkan investor agar bersiap menghadapi gejolak lanjutan dalam beberapa pekan ke depan.

Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk Melonjak Dua Hari Beruntun

Lonjakan signifikan terjadi pada saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI). Pada akhir sesi I perdagangan Selasa, 10 Februari 2026, saham emiten properti tersebut melesat 11,42% ke level Rp 10.975.

Kenaikan ini melanjutkan tren positif sehari sebelumnya, ketika saham PANI melonjak 10,36%. Investor asing tercatat membukukan net buy sebesar Rp 48,95 miliar. Saham PANI mayoritas dikuasai kelompok usaha Agung Sedayu dan Salim Group melalui PT Multi Artha Pratama dengan kepemilikan 84,09%, sementara publik memegang 15,91%.

Saham PT Bank Central Asia Tbk Terkoreksi dan Dinilai Murah

Di sektor perbankan, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 2,28% ke Rp 7.500 pada penutupan perdagangan Senin, 9 Februari 2026. Tekanan jual investor asing mendorong koreksi harga saham bank swasta terbesar tersebut.

Meski terkoreksi, valuasi BBCA dinilai relatif murah. Rasio price to book value (PBV) berada di 3,28 kali, lebih rendah dibandingkan rata-rata minus satu dan minus dua standar deviasi dalam lima tahun terakhir. Sejumlah analis merekomendasikan strategi buy on weakness untuk memanfaatkan peluang jangka pendek.

Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk Berpeluang Uji Level Resistance

Adapun saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menunjukkan potensi penguatan menuju area resistance terdekat. Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menyebut pergerakan teknikal saham ini membuka peluang trading bagi investor.

Dalam sepekan terakhir, saham CDIA naik 0,93%. Namun secara bulanan saham ini masih melemah 33,5% dan turun 35% secara year to date. Kondisi tersebut membuat investor mencermati peluang rebound jangka pendek dengan strategi yang terukur.