Bank Sentral Global Menggencarkan Aksi Beli Emas dengan Nilai Fantastis

JAKARTA – Bank sentral global terus menggencarkan pembelian emas dalam skala besar seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan keuangan global. Tren ini kembali menguat setelah Bank Nasional Polandia mengumumkan rencana penambahan cadangan emas hingga 150 ton dengan nilai mencapai sekitar US$23 miliar atau setara Rp390 triliun.
Langkah agresif tersebut menegaskan posisi Bank Nasional Polandia sebagai bank sentral dengan pembelian emas terbesar di dunia dalam beberapa tahun terakhir. Otoritas moneter Polandia menilai emas tetap menjadi aset strategis yang mampu menjaga stabilitas cadangan di tengah volatilitas pasar keuangan internasional.
Bank Nasional Polandia Menargetkan Masuk Daftar Elite Pemilik Emas Dunia
Bank Nasional Polandia menyatakan bahwa tambahan kepemilikan emas itu akan mengantarkan negara tersebut masuk ke dalam 10 besar negara dengan cadangan emas terbesar di dunia. Pernyataan resmi yang dikutip dari Mining.com pada Rabu, 21 Januari 2026, menegaskan ambisi Polandia memperkuat fondasi keuangan nasional melalui diversifikasi cadangan.
Nilai pembelian emas hampir US$23 miliar bahkan melampaui total cadangan emas sejumlah negara dengan perekonomian besar seperti Brasil dan Meksiko. Sepanjang 2025, Polandia telah membeli sekitar 100 ton emas, menjadikannya pembeli emas terbesar di antara bank sentral yang melaporkan kepemilikannya kepada Dana Moneter Internasional.
Pembelian Emas Bank Sentral Mengerek Harga Sejak 2022
Pembelian emas oleh bank sentral global menjadi salah satu pendorong utama lonjakan harga emas sejak 2022. Pembekuan cadangan devisa Rusia pada awal konflik Ukraina memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai karena tidak dapat dibekukan atau dikendalikan oleh otoritas asing.
Gubernur Bank Nasional Polandia, Adam Glapinski, menyampaikan bahwa manajemen bank sentral berencana menaikkan batas kepemilikan emas hingga 700 ton dari sekitar 550 ton per 31 Desember 2025. Meski demikian, otoritas moneter Polandia belum menetapkan jadwal pasti untuk mencapai target tersebut.
World Gold Council Mencatat Permintaan Emas Tetap Solid
World Gold Council mencatat pembelian emas oleh bank-bank sentral global kembali meningkat pada November 2025. Kepala Riset Senior Asia-Pasifik WGC, Marissa Salim, mengungkapkan bahwa total pembelian bersih emas bank sentral mencapai 45 ton pada bulan tersebut.
Menurut WGC, konsistensi permintaan dari bank sentral mencerminkan kepercayaan tinggi terhadap emas sebagai penopang cadangan jangka panjang. Kondisi ini memperkuat prospek emas di tengah perubahan lanskap keuangan global yang semakin menjauh dari ketergantungan tunggal pada mata uang utama.
